TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Kaspersky Ingin Sejuta UKM Indonesia Aman dari Virus

Kaspersky merilis layanan keamanan untuk UKM.
Kaspersky Ingin Sejuta UKM Indonesia Aman dari Virus
Layanan keamanan UKM Kaspersky (VIVA.co.id/Lazuardhi Utama)

VIVA.co.id – Perusahaan antivirus Kaspersky menargetkan 20 persen dari lima juta pelaku usaha kecil dan menengah atau UKM Indonesia sebagai pelanggan layanan mereka, sampai hingga akhir tahun ini.
 
Dengan kata lain, perusahaan teknologi keamanan informasi asal Rusia ini mengincar satu juta UKM. Keterlibatan Kaspersky dalam UKM ini dalam rangka merilis versi terbaru dari solusi Kaspersky Small Office Security (KSOS).
 
Antivirus ini untuk melindungi para UKM dari beragam ancaman siber, khususnya cryptomalware bagian dari virus ransomware.
 
Menurut Marketing Manager PT Optima Solusindo Informatika, Oscar Lesmana, di Jakarta, Jumat, 19 Mei 2017, Kaspersky versi terbaru ini dilengkapi dengan fungsi anti-ransomware, pengamanan transaksi keuangan online dan kemudahan dalam pemantauan status keamanan, yang telah ditingkatkan.
 
Ia mengatakan, KSOS merupakan sebuah solusi yang dirancang khusus untuk perusahaan dengan jumlah komputer antara 5-50 unit, yang berfungsi menyediakan keamanan menyeluruh bagi PC, server file, laptop dan perangkat seluler guna melindungi UKM dari serangan online, penipuan finansial, ransomware dan kehilangan data.
 
Oscar juga menjelaskan, salah satu ciri perusahaan berkategori UKM dari sisi teknologi informasi. “Mereka memiliki PC dan server di bawah 50 unit. Dengan KSOS ini mereka tidak perlu investasi besar. Hanya cukup pakai produk kami,” kata perwakilan dari distributor resmi Kaspersky itu.

Tidak hanya itu, fitur anti-ransomware di komponen System Watcher tidak hanya memblokir upaya enkripsi berbahaya, namun memicu pencadangan dan pemulihan secara otomatis sehingga memberikan rasa aman bagi pegiat usaha UKM. Harganya pun relatif terjangkau, dengan tanpa melihat jenis usahanya.

“Untuk user sekitar Rp300 ribu-400 ribu per tahun. Sedangkan perusahaan senilai Rp2 juta yang dijual dalam bentuk paket,” tutur dia.
 
Adapun pangsa pasarnya masih didominasi Pulau Jawa sebesar 40 persen, sementara sisanya tersebar di seluruh daerah di Indonesia. (ase)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP