TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Industri Cetak Telah Masuki Era Teknologi 4.0

Pertumbuhan industri percetakan termasuk tinggi.
Industri Cetak Telah Masuki Era Teknologi 4.0
Printer 3D ZMorph (facebook.com/ZMorph3D)

VIVA.co.id – Industri teknologi telah memasuki era 4.0, saat teknologi dan dunia digital menjadi bagian dari segala aktivitas. Contoh industri yang telah memenuhi era 4.0 adalah cetak digital, robotik dan lainnya.

Era 4.0 ini diklaim sangat berperan besar dalam transformasi industri pencetakan. IDC mengungkapkan, industri penerbitan, percetakan, pengemasan (packaging) dan iklan akan terus bertumbuh sebanyak 12 persen pada 2017 ini. Bahkan pada 2020, pertumbuhan industri percetakan dan printing mencapai US$47,2 miliar di seluruh dunia.

Di Indonesia, industri penerbitan tumbuh menjadi 14,9 persen. Diikuti dengan dengan pertumbuhan industri packaging yang naik 13,2 persen dan industri periklanan 12,1 persen. Di industri ini, PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI) ingin membantu para pelaku bisnis untuk bisa bertransformasi ke era digital.

“Saat ini kami sudah melakukan transformasi digital melalui 3 produk bisnis AXI. Ke depannya, kami terus melakukan inovasi dalam produk kami agar semua bisa digunakan secara online,” ujar Presiden Direktur PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI), Sahat Sihombing.

Ketiga lini bisnis digital AXI yang dikatakan Sahat adalah yakni AXIQoe.com. Xprins Web Service (XWS) dan Layan Gerak Xpress. XWS merupakan pelopor layanan Print on Demand berbasis Web Services di Indonesia yang memungkinkan para konsumen korporasi untuk melakukan pemesanan cetakan dengan cepat secara online kapan pun dan di mana pun, mencakup semua wilayah kota-kota besar di Indonesia. 

Sebagai Office Services Preferred Partner, AXI menghadirkan AXIQoe.com sebagai layanan e-commerce berbasis B2B yang menyediakan seluruh peralatan dan perlengkapan kantor untuk menunjang kinerja perusahaan pelanggan. 

Pelayanan AXIQoe.com dan XWS ditunjang dengan Layan Gerak Xpress dalam pendistribusian seluruh kebutuhan kantor. Di sini AXI bekerja sama dengan jaringan distribusi Astragraphia yang memiliki 32 kantor cabang dan 93 titik layanan yang mampu menjangkau 514 kota dan kabupaten.

Menurut Sahat, perubahan ke arah digital akan segera dihadapi oleh para pelaku bisnis. Era Industri 4.0 ini akan mempengaruhi bisnis para pelaku usaha, khususnya dari segi penjualan. Dengan transformasi digital akan sangat memudahkan para pelaku bisnis dalam mengembangkan usahanya. 

"Apabila semua infrastruktur IT sudah terpenuhi, termasuk di daerah terpencil, maka transformasi digital ini akan segera terwujud. Apalagi pemerintah menargetkan Indonesia akan menjadi negara digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020," ujar Sahat. 

Secara global, jumlah penduduk di seluruh dunia mencapai 7.395 miliar dengan jumlah pengguna internet berjumlah 3.419 Miliar. 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP