TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Pilkada DKI, Trafik di Jaringan XL Diprediksi Naik 15 Persen

Kenaikan hampir terjadi di semua layanan.
Pilkada DKI, Trafik di Jaringan XL Diprediksi Naik 15 Persen
Teknisi memeriksa perangkat BTS XL (ANTARA FOTO/Vitalis Yogi Trisna)

VIVA.co.id – Pemilihan Kepala Daerah di DKI Jakarta akan digelar besok, 19 April 2017. Diperkirakan jalur komunikasi dan data penuh, sehingga trafik di jaringan operator akan naik.

Salah satu operator telekomunikasi di Indonesia, PT XL Axiata Tbk, memperkirakan kenaikan trafik tersebut akan mencapai 15-20 persen. Kenaikan itu melibatkan semua jenis layanan, baik suara, SMS, hingga data internet.

"Perhatian di esok hari tidak hanya melibatkan masyarakat DKI, tapi seluruh masyarakat Indonesia. Masyarakat akan ramai mengakses informasi mengenai hasil Pilkada DKI Jakarta ini, terutama dari media massa dan media sosial. Kemungkinan, kenaikan trafik pada layanan data akan lebih mendominasi daripada layanan lainnya," ujar Vice President Jabodetabek Region XL Axiata, Bambang Parikesit, dalam keterangannya, Selasa, 18 April 2017.

Dia menjelaskan, pada Pilkada DKI Jakarta putaran pertama, Februari 2017, peningkatan trafik layanan terjadi terutama pada layanan data. Layanan data yang mengalami kenaikan ada di hampir semua platform media sosial paling populer, antara lain Facebook, Twitter, Path, LINE, dan instant messenger WhatsApp.

"Kenaikan trafik terbesar di wilayah DKI Jakarta ada pada Facebook, yaitu mencapai sekitar 16,99 persen. Jika dilihat dari sisi wilayah, layanan XL Axiata yang mengalami kenaikan trafik saat pilkada serentak Februari 2017, DKI Jakarta menjadi salah satu wilayah yang mengalami kenaikan trafik data tertinggi, yaitu mencapai sekitar 16,5 persen," kata Bambang.

Saat ini, layanan XL di wilayah DKI Jakarta ditopang dengan total sekitar lebih dari 9.600 BTS, dan lebih dari 2.000 di antaranya BTS 4G. Secara rata-rata, semua area di Jakarta telah terlayani dengan layanan data 3G dan 4G LTE.

Jumlah pelanggan XL Axiata di DKI Jakarta mencapai lebih dari 8 juta dan terus meningkat, sebanyak 53 persen di antaranya telah secara aktif menggunakan layanan data. (art)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP