TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Tampang Spesies Baru Kepiting Mirip Laba-Laba

Kepiting ini ditemukan di India.
Tampang Spesies Baru Kepiting Mirip Laba-Laba
Spesies baru kepiting mirip laba-laba (www.newshub.co.nz/Appukuttannair Biju Kumar)

VIVA.co.id – Spesies unik kepiting ditemukan oleh warga suku Kani di Ghats Barat, India Selatan. Kepiting ini memiliki rupa seperti laba-laba.

Warga telah melihat kepiting mirip laba-laba itu sejak 2014. Kebetulan, seorang profesor Biologi Akuatik dari University of Kerala India, Biju Kumar sedang melakukan riset kepiting air tawar. Namun, saat itu Biju belum bisa menentukan apakah itu spesies baru dari kepiting. Bertahun-tahun Biju melakukan riset soal kepiting tersebut.

Dilansir Tech Times, Senin, 10 April 2017, kini Biju akhirnya menamakan spesies mirip laba-laba itu Kani maranjandu. Artinya, Kani merupakan spesies baru, karena dari bentuk yang mencolok, perilaku dan cara hidup Kani pun berbeda dari spesies kepiting lainnya.

Biju menjelaskan, dari segi bentuk Kani maranjandu berwarna gelap, yakni biru kehitaman dan ukurannya lebih kecil. Karena itu, awalnya Kani dikira laba-laba. 

"Mereka (Kani maranjandu) juga memiliki kaki yang panjang dengan ujung tipis, melengkung, dan tajam yang memungkinkan krustasea untuk mendapatkan pegangan baik pada pohon-pohon yang mereka panjat," jelas Biju.

Kani maranjandu bisa menjangkau pohon dengan ketinggian 9,1 meter dari tanah atau sampai ketinggian ke ujung daun. Spesies kepiting lainnya, paling hanya sampai memanjat 30 sentimeter dari tanah, karena cenderung pemalu, ketika didekati mereka akan langsung berlari ke dalam lubang pasir.

Sementara itu, kepiting biasanya sangat tergantung dengan air. Mereka mengandalkan air yang terkumpul di cekungan pohon. Tapi Kani maranjandu tidak tergantung dengan itu, sebab memiliki struktur tubuh yang bisa menahan air.

Ilmuwan dari Universitas Nasional Singapura, Peter KL Ng yang membantu Biju mengklasifikasikan Kani maranjandu menyatakan, spesies baru dari kepiting ini merupakan sebuah evolusi dari kepiting.

"Hal yang menarik bagi saya adalah bahwa kepiting ini, terlepas dari mana mereka telah ditemukan, dan bagaimana mereka berhubungan (atau tidak berhubungan) satu sama lain, namun mereka telah berevolusi untuk menggunakan habitat khusus untuk meningkatkan kelangsungan hidup mereka," kata Peter.

Spesies kepiting dinamai Kani maranjandu, untuk menghormati warga suku Kani yang pertama kali melihat ‘kepiting laba-laba’ tersebut. (ase)
 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP