TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Indigo Telkom Ingin Go Global Menumpang Telin

Indigo.id sebagai akselarator dan inkubator startup di Indonesia.
Indigo Telkom Ingin Go Global Menumpang Telin
Ilustrasi kompetisi startup (VIVA.co.id/Agus Tri Haryanto)

VIVA.co.id – Startup di Indonesia memang sedang meningkat namun belum banyak yang bisa merambah ke pasar global. Sebagai perusahaan inkubasi perusahaan rintisan, Indigo Telkom merasa perlu memperluas sayapnya ke pasar global, menjalin aliansi strategis.

Jalinan aliansi strategi ini dimulai dengan bekerjasama dengan PT Telkom Internasional (Telin) yang telah beroperasi di empat benua. Telin pun memperkenalkan Indigo dengan mitra kerja dari Singapura, Hong Kong, Timor Leste, Australia, Malaysia, Makau, Taiwan, Amerika Serikat, Myanmar, dan Saudi Arabia.

"Mitra kerja Telin tadi bergerak di bidang teknologi informasi komunikasi (TIK), sehingga Indigo.id sebagai akselarator dan inkubator startup utama di Indonesia bisa memenuhi kebutuhan mereka, baik dalam kapasitas sebagai mitra usaha maupun menjadi venture capital," ujar Manager Accelerator Indigo, Jeffri Imawan, dalam keterangannya, Jumat, 17 Maret 2017.

Yang paling menarik saat pertemuan itu adalah soal menjadi pekerja migran di Hong Kong yang sering memesan barang elektronik di toko kredit konvensional yang kemudian akan dipaketkan via agennya di Indonesia.

Ini dianggap tidak efisien karena di Hongkong belum ada startup marketplace yang fokus melayani pekerja migran Indonesia. Kondisi serupa terjadi di Jepang dan Singapura. Kalau pun ada pelakunya, mereka cenderung membawa sumber dayanya untuk pindah ke negara pusat startup, yakni Amerika Serikat.

"Untuk itu, kami melihat Indonesia relatif masih unggul dari sisi pasokan ide dan penggiat startup di kawasan Asia Tenggara bahkan benua Asia. Hanya beberapa negara yang sama aktifnya, khususnya Vietnam yang mampu mendunia dengan sejumlah game digital," kata Jeffri.

Selain melalui Telin, Indigo sebelumnya juga telah melakukan aliansi global dengan inkubator asal Malaysia, MAGIC (Malaysia Global Innovation and Creative Center). Ada juga kerja sama dengan SVA Technology Alliance yang menyambungkan startup khusus kawasan Asia Tenggara dengan jejaring startup global langsung di Silicon Valley, Amerika Serikat.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP