TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Grab Resmikan Dua Pusat Riset Baru

Pusat riset di Indonesia segera menyusul dalam dua tahun ke depan.
Grab Resmikan Dua Pusat Riset Baru
Logo Grab. (REUTERS/Edgar Su)

VIVA.co.id – Platform pemesanan kendaraan daring atau online asal Singapura, Grab meresmikan dua pusat riset atau litbang di India dan Vietnam. Di India, pusat riset terletak di Bangalore dan Vietnam di Ho Chi Minh City.

Penambahan dua pusat riset tersebut, berarti Grab total sudah punya tiga pusat riset. Satu pusat riset sebelumnya telah dibangun di negara asalnya, Singapura. 

“Di Grab, kami fokus pada upaya untuk mengatasi sejumlah permasalahan lokal tersulit melalui teknologi. Asia Tenggara tengah berkembang dengan sangat cepat dan kami memiliki peluang baru untuk menyediakan platform yang dapat memenuhi kebutuhan lingkungan mobile-first dan infrastruktur di kawasan ini," ujar Co-founder Grab, Hooi Ling Tan dalam keterangan tertulis yang diterima VIVA.co.id, Kamis 16 Maret 2017.

Pusat riset baru Grab di India akan bertempat di Indira Nagar, pusat kota Bangalore, yang disebut juga sebagai Silicon Valley-nya India. Pusat riset baru ini akan menampung hingga 200 perekayasa dan akan fokus pada pengembangan teknologi pembayaran baru untuk GrabPay.

Sementara pusat riset baru Grab di Vietnam akan mengumpulkan para perekayasa berbakat di Vietnam. Perekayasa Grab di Ho Chi Minh City ini akan memanfaatkan keahlian mereka untuk mengembangkan pengalaman in-app bagi konsumen yang secara khusus dirancang untuk pengguna di Vietnam. Selain itu, pereyasa di Vietnam mengembangkan pengalaman tersebut untuk pengguna-pengguna lainnya di luar Vietnam.

Hadirnya pusat riset baru Grab ini akan membuka peluang 800 lapangan pekerjaan. Ditambah pusat riset Grab yang sudah dalam rencana yakni di Jakarta, Seattle, dan Beijing dalam dua tahun ke depan.

Grab beroperasi di 39 kota yang tersebar di enam negara dengan lebih dari 710 ribu mitra pengemudi dalam jaringannya. Dengan total unduhan aplikasi mencapai lebih dari 36 juta, Grab menguasai 95 persen pangsa pasar dari aplikasi pemesanan taksi pihak ketiga dan lebih dari 50 persen pangsa pasar di segmen pemesanan mobil di wilayah tempatnya beroperasi. (hd)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP