TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

95 Persen Startup RI Diklaim Sudah Adopsi Cloud

Cloud bakal lebih populer dari data center.
95 Persen Startup RI Diklaim Sudah Adopsi Cloud
Ilustrasi cloud computing (www,pixabay.com/wynpnt)

VIVA.co.id – Perusahaan teknologi NetApp menyatakan, hampir semua startup di Indonesia boleh dibilang memanfaatkan teknologi komputasi awan atau cloud untuk penyimpanan data mereka. NetApp telah memprediksi cloud masih menjadi idola ketimbang membuat data center.

"Contoh belakangan yang kita tahu, ada data center yang down, kita sebutin Tokopedia, Bukalapak, JD.ID, itu e-commerce besar, dan mereka semua masih hosting di cloud," ujar Country Manager NetApp Indonesia, Ana Sopia ditemui di Fairmount Hotel, Jakarta, Selasa 7 Maret 2017.

Jika dihitung persentase, menurut Ana, kemungkinan hampir 95 persen startup melakukan hosting data pada cloud. Ana menuturkan, penggunaan cloud sudah populer bagi startup di Tanah Air, bisa jadi karena teknologi itu dianggap menjadi titik ekonomikal sebuah startup.

Untuk sebuah data center, komponennya banyak, ada server, switch, data center, floor dan lainnya.

"Data center kita tidak hanya bicara storage," jelas Ana.

Selain pertimbangan biaya, menurut Ana, soal IT bukan menjadi prioritas bagi sebuah startup. Mereka lebih mementingkan jalannya bisnis dan keuntungan. Sehingga, untuk solusi IT perusahaan biasanya akan melibatkan pihak ketiga. 

Ana mengatakan, kini untuk cloud sudah terbilang cukup aman. Sebagian besar perusahaan cloud terus berinovasi untuk memberikan solusi proteksi data terbaik, misalnya dengan memastikan data center mereka sudah tersertifikasi dan teraudit, terletak di lokasi bebas gempa, memiliki berbagai sumber daya listrik dan berbagai sistem proteksi, dan manajemen risiko lainnya. 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP