TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Begini Proses Astronaut Pilih Presiden AS dari Antariksa

Prosesnya panjang dan khusus.
Begini Proses Astronaut Pilih Presiden AS dari Antariksa
Bendera AS di modul dalam Stasiun Antariksa Internasional (www.nasa.tumblr.com)

VIVA.co.id – Rakyat Amerika Serikat akan menyuarakan pilihannya dalam pemilihan presiden pada pemilu umum 8 November waktu AS, atau 9 November waktu Indonesia.

Demam pemilu tak hanya melanda di Negeri Paman Sam, maupun belahan negara lain di dunia. Denyut pemilu AS itu juga akan sampai di Stasiun Antariksa Internasional (ISS). 

Astronaut dari AS yang sedang bertugas di ISS saat hari pemilihan tetap bisa menyuarakan pilihannya. Namun demikian, proses memilih kandidat presiden di ISS ini berbeda dengan yang digelar di daratan. 

Dikutip dari blog Badan Antariksa AS (NASA), Selasa 8 November 2016, astronaut AS yang sedang bertugas memang memungkinkan untuk memilih saat pemilihan umum AS. Hal itu berkat berlakunya undang-undang yang diperjuangkan legislator Texas pada 1997, yang memberikan legalitas kepada astronaut untuk memilih dalam pemilu saat di ISS. 

Sebagian besar astronaut AS, bertempat tinggal di Texas. Untuk itu, mereka boleh memilih dengan landasan undang-undang di Texas tersebut. 

Namun demikian, cara memilih astronaut AS yang sedang di ISS tidaklah mudah, prosesnya panjang. 

Proses tidak mudah, lantaran saat memilih, astronaut mengorbit dengan kecepatan 17 ribu mil per jam. Proses memberikan suara juga tak langsung, tapi sudah dipersiapkan setahun sebelum sang astronaut meluncur dari Bumi. 

Waktu setahun itu dipilih untuk memastikan apakah sang astronaut bakal ikut serta dalam pemilu tingkat lokal, pemilu federal, pemilihan presiden atau tidak. Jadi, sang astronaut akan ditanyakan akan ikut memilih dalam tahapan pemilu yang mana.

Selanjutnya, enam bulan sebelum pemilihan, astronaut akan menerima formulir standar untuk menyuarakan pilihannya. Formulir itu yakni Voter Registration and Absentee Ballot Request – Federal Post Card Application.

Menurut NASA, surat suara khusus astronaut yang bertugas itu dikirimkan secara elektronik dan dipastikan aman. Surat suara ini pertama dikirimkan oleh kantor pemerintah Harris and Brazoria County Clerk, yang berada di Texas dan dikirimkan ke Pusat Kendali Misi Antariksa Johnson NASA. 

Selanjutnya, email rahasia dan khusus untuk kru astronaut di ISS dikirimkan dari Country Clerk ke kru astronaut tersebut. Email yang sangat aman itu memungkinkan astronaut untuk menyuarakan pilihannya secara nyaman dan rahasia. 

Selanjutnya, setelah menyuarakan pilihannya, kemudian email itu dikirimkan kembali ke badan pemerintah Country Clerk melalui email dan datanya direkam serta dipastikan aman.

Dalam catatan sejarah, astronaut AS pertama yang menyuarakan pilihannya saat menjalankan misi antariksa yaitu David Wolf. Saat itu, Wolf masih menjalankan tugas di Stasiun Antariksa Rusia, Mir. 

Astronot AS, David Wolf

Pada pemilu presiden AS kali ini, astronaut yang bakal menyuarakan pilihannya dari ISS yaitu Shane Kimbrough. Dikutip dari Daily News, Kimbrough memastikan akan menggunakan hak pilihnya untuk presiden AS. Hal itu disampaikan sebelum dia meluncur ke ISS.

Kimbrough meluncur ke ISS pada pertengahan Oktober untuk menjalankan misi selama 
empat bulan. Sebelum meluncur ke ISS, dia mengatakan, meski selama ini cenderung apolitis, untuk pemilu presiden kali ini akan menggunakan hak pilihnya. 

"Saya memilih dari antariksa," ujarnya. 

Astronot AS, Shane Kimbrough

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP