TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Vivo Persiapkan TKDN Lewat Porsi Software

Vivo juga mengaku telah menyiapkan pabrik di Indonesia.
Vivo Persiapkan TKDN Lewat Porsi Software
Chief Operating Officer Vivo Indonesia, Kenny Chandra (Viva.co.id/Agus Tri Haryanto)

VIVA.co.id – Menyambut aturan baru terkait Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) perangkat smartphone jaringan 4G Long Term Evolution (LTE), hampir semua vendor mengaku berkomitmen. Termasuk produsen smartphone Vivo yang kini diklaim sebagai merek nomor lima paling populer di dunia.

Vivo, merek smartphone asal Tiongkok, menyatakan tengah mempersiapkan 'porsi' TKDN software untuk perangkat mereka. Target mereka adalah menggenapkan TKDN hingga 30 persen lewat software.

"Tahun ini masih 20 persen, tahun depan 30 persen. Kami akan sesuaikan," ujar Kenny Chandra selaku CMO Vivo Indonesia ditemui saat peluncuran Vivo Y55 di Hotel Indonesia Kempinsky, Jakarta, Kamis 3 November 2016.

Kenny mengaku, Vivo kini sedang menjajaki kerja sama dengan start up lokal untuk software. Start up software ini, kata dia, khusus untuk software kamera. 

Sementara itu, komitmen Vivo yang ingin serius memasarkan perangkat 4G di Indonesia dibuktikan dengan sebuah pabrik yang dimiliki Vivo di daerah Cikupa, Tangerang. 

Menurut Kenny, pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi 50 sampai 100 ribu perangkat. Tapi, untuk saat ini,  Vivo memfokuskan produksi smartphone seri terbaru mereka, Vivo Y55.

"Saat ini ada beberapa komponen yang dirakit di sini dan sana," tutur dia. 

Pemasaran produk Vivo, kata Kenny, paling besar di wilayah Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang (Jabodetabek) sebesar 30 persen. 

Vivo merupakan vendor yang baru di pasar gawai, namun namanya sudah mampu menggeser dominasi Xiaomi. Menurut laporan Counterpoint Research, Vivo mengalami peningkatan pangsa pasar dengan menguasai lebih dari lima persen hanya dalam satu tahun, di pasar smartphone China.

Di China, Vivo menduduki peringkat kedua pasar smartphone China dengan pangsa pasar 16,2 persen, dan posisi lima di pasar dunia.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP