TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

China Gandeng Stephen Hawking untuk Cari Alien

Pakai teleskop terbesar di dunia, FAST.
China Gandeng Stephen Hawking untuk Cari Alien
Stephen Hawking (Facebook/Jaime Travezan)

VIVA.co.id – Ketertarikan China akan luar angkasa dan kehidupan asing di atas sana (alien), semakin menggebu. Salah satu wujud nyata untuk mencari alien adalah bekerja sama dengan ilmuwan kelas dunia, Stephen Hawking.

Dilansir Futurism.com, China telah bekerja sama dengan sebuah organisasi bernama Breakthrough Initiative. Kerja sama ini tidak lain dan tidak bukan untuk membantu negara terbesar dunia itu dalam mencari kehidupan alien.

Breakthrough Initiative (BI) merupakan organisasi yang didirikan oleh Stephen Hawking dan pebisnis asal Rusia, Yuri Milner. Tujuan mereka sama, mencari kehidupan di alam semesta.

BI memiliki tiga program dalam mencari alien. Pertama adalah Starshot, yang akan mengirimkan robot luar angkasa berbentuk kecil (nanocraft) ke Alpha Centauri. Kedua adalah Message, yang akan mendesain platform untuk berkomunikasi dengan alien. Terakhir adalah Listen, yang akan menggunakan teleskop radio terbesar di dunia untuk menangkap sinyal peradaban alien.

National Astronomical Observatories of China (NAOC) sangat tertarik bergabung dengan BI. Kerja sama ini disebut cukup menjanjikan karena mengandalkan teleskop radio bernama FAST, Five-Hundred-Meter Aperture Spherical Telescope. FAST berukuran 488 meter dan sudah beroperasi sejak September lalu. Ukurannya lebih besar dari empat kali lapangan bola.

Five hundred meter Aperture Spherical Telescope (FAST)

Teleskop radio FAST untuk mencari sinyal alien

FAST akan berbagi data, metode dan rencana observasi dengan teleskop raksasa lainnya yang ada di dunia, termasuk Green Bank Telescope di Amerika dan Parkes Observatory di Australia.

Ini merupakan bukti jika pencarian alien merupakan hal yang sangat diseriusi tiap negara di dunia. Tidak hanya untuk mencari tahu soal kehidupan lain yang ada di luar sana tapi juga mencari kemungkinan sumber daya yang bisa digunakan untuk mendukung kehidupan peradaban di bumi.

"Pertanyaan apakah kita sendiri hidup di dunia, adalah yang telah menyatukan kita semua dalam satu planet. Pertanyaan itupun harus dijawab dalam tingkat yang lebih besar lagi, level planet," kata Milner.

(mus)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP