TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
TEKNOLOGI

Ternyata, Dinosaurus Punya Suara Mirip Burung

Dinosaurus adalah hewan yang paling dekat keturunannya dengan burung.
Ternyata, Dinosaurus Punya Suara Mirip Burung
Pameran Dinosaurus di Inggris (REUTERS/ Phil Noble)

VIVA.co.id – Jika melihat dinosaurus, mungkin yang terbayang adalah dentuman kaki dan suara melengking yang keluar dari mulut hewan raksasa tersebut, seperti digambarkan dalam film Jurassic Park. Namun tak disangka, meski ukuran tubuhnya yang besar, ilmuwan menyatakan suara dinosaurus hampir sama dengan suara yang dikeluarkan oleh burung.
 
Dilansir CBC, Jumat, 14 Oktober 2016, hal itu merupakan kesimpulan para ilmuwan dari University of Texas di Austin, dalam penelitian mereka yang diterbitkan melalui  jurnal Biology Historical

Julia Clarke, seorang ahli paleontologi yang tergabung dalam penelitian itu mengatakan, dinosaurus adalah hewan yang paling dekat keturunannnya dengan burung, angsa dan bebek. “Jika kita ingin merasakan terdengar seperti apa (suara dinosaurus), kita bisa melihat ke keturunan terdekat dengan dinosaurus,” ujar Clarke.
 
Pada burung, Clarke menjelaskan, suara dihasilkan dari syrink, organ yang memproduksi suara pada burung. Syrink ini setara dengan kotak suara dari manusia. Syrinx berisi selaput yang bergetar dan menghasilkan gelombang suara saat udara dari paru-paru melewatinya. 

Otot-otot kontrol yang detail dari syrinx memproduksi kicauan. Sementara burung dengan sistem otot vokal yang lebih rumit menghasilkan kicauan-kicauan yang lebih kompleks.
 
Tidak seperti kotak suara manusia yang terletak di bagian atas trakea, syrinx burung terletak jauh lebih rendah di bawahnya, yaitu di persimpangan dua saluran udara yang mengarah langsung ke paru-parunya.
 
Kesimpulan dari analisis penelitian, kata Clarke, untuk imajinasi suara dinosaurus berbanding terbalik dengan kenyataannya bahwa suara dinosaurus hampir mirip dengan burung, tidak mengaung atau melengking.
 
Untuk para predator, seperti singa atau beruang, mereka mengeluarkan suara gemuruh ketika menyerang. Namun, berbeda dengan dinosaurus dan burung, mereka kebanyakan mengeluarkan suara untuk memanggil teman atau mempertahankan wilayah, lebih kepada komunikasi antar spesies. (ase)
 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP