TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Tak Punya Telinga, Begini Cara Laba-laba Mendengar

Pendengaran laba-laba berasal dari rambut di kaki.
Tak Punya Telinga, Begini Cara Laba-laba Mendengar
Laba-laba Phoneutria nigriventer  (www.dailymail.co.uk/Guenter Fischer)

VIVA.co.id – Laba-laba tidak mempunyai telinga, namun bisa mendengar kedatangan musuh. Selama ini ilmu pengetahuan menyatakan, untuk menghindari manusia, laba-laba sangat bergantung pada penglihatan dan sentuhan. Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh ilmuwan dari Cornell University, Amerika Serikat (AS).
 
Paul shamble, yang memimpin penelitian mengatakan, meski tidak mempunyai telinga tapi ‘pendengaran’ laba-laba sangat sensitif. Bahkan suara dentuman dari ruang yang berbatas dinding pun, laba-laba bisa mendengar langsung dan bisa mengambil langkah untuk menyelamatkan diri.
 
“Anehnya, kami menemukan bahwa mereka (laba-laba) juga memiliki rasa akut pendengaran. Mereka dapat mendengar suara dengan jarak lebih jauh daripada yang diperkirakan sebelumnya, meskipun mereka tidak memiliki telinga, gendang telinga khas dari sebagian besar hewan dengan pendengaran jarak jauh,” ujar Shamble seperti dilansir The Guardian, Jumat, 14 Oktober 2016.
 
Shamble dan timnya menemukan, ternyata ‘pendengaran’ laba-laba berasal dari rambut di kaki laba-laba. Dengan cara merekam gerak-gerik laba-laba, peneliti mencoba bertepuk tangan dan memindahkan kursi untuk melihat reaksi laba-laba. Seiring itu, peneliti ingin melihat respons visual dan pendengarannya. Laba-laba pun terpotret bergegas lari dari posisi semula ketika mendengar suara, dan tidak berpengaruh dengan visualnya.
 
Ilmuwan lalu mencari di mana letak pendengaran laba-laba, dengan mencoba meneteskan air ke bulu halus di kaki depan laba-laba, neuron pendengaran di otak pun berhenti menembak dalam menanggapi suara. “'Indera pendengaran laba-laba muncul bergantung pada rambut-rambut kecil di kaki depan mereka,” ujar Shamble.
 
Penyelidikan lebih lanjut menunjukkan, laba-laba bisa mendengar tepukan lebih dari lima meter dan hewan itu disebutkan yang paling sensitif terhadap frekuensi rendah, sekitar 80-130Hz.

(mus)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP