TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Pertama dalam Sejarah, Robot Ditangkap Polisi

Terjadi di Rusia saat unjuk rasa.
Pertama dalam Sejarah, Robot Ditangkap Polisi
Robot Promobot buatan Rusia (promo-bot.ru)

VIVA.co.id – Ini mungkin kejadian pertama kali dalam sejarah. Polisi Rusia melakukan penangkapan terhadap robot yang sedang berada di kerumunan. Robot tersebut dilarang berinteraksi dengan publik.

Dilansir melalui Science Alert, kejadian itu berlangsung pekan lalu di Moskow. Saat itu sedang berlangsung unjuk rasa mendukung salah satu kandidat parlemen Rusia, Valery Kalachev.

Robot yang diberi nama Promobot itu dibuat oleh perusahaan Rusia dengan nama sama. Pihak perusahaan mengaku jika tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan keberadaan robot tersebut.

"Sebelum ditangkap, Promobot sedang melakukan perekaman data. Robot itu mencatat opini-opini yang sedang nge-tren di kalangan para pemilih. Data itu nantinya akan diproses dan dianalisa oleh tim kandidat," ujar juru bicara Promobot, Nathaniel Mott.

Mott menganggap, jika Kepolisian terlalu berlebihan dalam menghadapi robot aktivis ini. Padahal Promobot jelas-jelas tidak berbahaya.

"Polisi meminta robot itu untuk menjauh dari keramaian, bahkan mereka berupaya memborgol robot tersebut," kata Mott.

Namun Mott berpikiran positif. Kemungkinan besar, dia memprediksi, polisi menahan robot itu karena dianggap tidak sesuai dengan aturan yang ada. Mott mengakui jika memang tidak ada izin untuk membawa Promobot ke publik.

"Semua orang suka robot karena mereka mudah bergaul dengan manusia. Ada beberapa Promobot yang kami pekerjakan untuk mengumpulkan opini, keinginan dan harapan manusia saat ini," kata Mott.

Diketahui, Promobot juga sempat membuat heboh sebelumnya karena diduga kabur dari 'rumah'. Setidaknya ada dua robot yang pernah dikabarkan kabur dari penelitian Promobot di Perm, Rusia.

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP