TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
TEKNOLOGI

Hati-hati, Pria Vasektomi Bisa Tularkan Virus Zika

Selama ini hubungan seks bisa menjadi momen penularan virus zika.
Hati-hati, Pria Vasektomi Bisa Tularkan Virus Zika
Nyamuk aedes aegepty pembawa virus zika. (REUTERS/Paulo Whitaker)

VIVA.co.id – Ada temuan baru terkait penularan zika. ilmuwan menemukan virus zika bisa ditularkan meski seorang pria telah menjalani vasektomi. Temuan sebelumnya menyatakan hubungan seksual bisa menjadi wadah penularan virus zika. 

Vasektomi merupakan kondisi pria telah menjalani bedah minor untuk mencegah transportasi sperma pada testis dan penis. Sehingga, saat berhubungan, pria tetap mengeluarkan air mani, tapi tidak mengandung sperma dan pembuahan otomatis tidak terjadi.
 
Dilansir dari Live Science, Rabu 21 September 2016, tim ilmuwan di Amerika Serikat mengungkapkan kasus ini ditemukan saat ada seorang pria Spanyol yang telah vasektomi. Awalnya, pria berusia 53 tahun ini terjangkit virus zika sepulang pergi liburan bersama istrinya (50 tahun) dari Pulau Maladewa, Samudera Hindia.
 
Keduanya melakukan perjalanan selama sepuluh hari, berangkat awal Februari 2016 dan kembali pada pertengahan bulan ke Madrid. Nah, beberapa hari mereka kembali ke Madrid, pria itu positif terkena virus zika, sementara istrinya negatif.
 
Dia mengalami demam, ruam, sakit kepala dan nyeri pada sendi-sendi. Dan setelah seminggu, pria itu dinyatakan hampir pulih, tapi pasangan tersebut telah berhubungan seksual tanpa kondom.
 
Sepekan kemudian, wanita itu pun terserang virus zika. Dokter pun menguji sampel darah pasangan tersebut, keduanya positif terserang virus zika. Dalam pemeriksaan sampel urine, keduanya dinyatakan positif. 

Peneliti Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat, menyimpulkan, pria tersebut positif terkena virus zika karena gigitan nyamuk dari Maladewa. Sementara istrinya tertular akibat hubungan seksual, meski sang pria telah vasektomi.
 
Peneliti menganalisa, pria langsung terinfeksi virus zika begitu digigit nyamuk, sedangkan istrinya baru terinfeksi virus zika setelah 18 hari pulang dari Maladewa.
 
“Ini tidak mungkin, bahwa wanita itu terinfeksi oleh gigitan nyamuk yang ia dapat di Maladewa. Ini karena penularan seksual, karena masa inkubasi virus zika tiga sampai 12 hari,” ujar para peneliti.
 
Peneliti menyimpulkan, virus zika tidak hanya bersembunyi di dalam sperma, tapi juga bersembunyi dalam cairan lainnya di dalam air mani, seperti cairan dari kelenjar reproduksi laki-laki, atau sekresi cairan pra ejakulasi.

 

(ren)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP