Galaxy Note 7 Meledak di Tiongkok, Bukan Masalah Baterai

Galaxy Note 7.
Sumber :
  • REUTERS/Kim Hong-Ji/File Photo

VIVA.co.id – Samsung Electronics mengungkapkan hasil investigasinya terkait kasus meledaknya Galaxy Note 7 di Tiongkok. Hasilnya, berdasarkan penelusuran Samsung dan pembuat baterai, tidak ditemukannya cacat pada produk Galaxy Note 7. Padahal, Tiongkok salah satu yang diklaim turut mendapatkan Galaxy Note 7 bermasalah.

96 Persen Galaxy Note 7 Dikembalikan ke Samsung

Konsumen yang membeli Note 7 di JD.com, melaporkan smartphone yang ia beli terbakar. Kasus tersebut merupakan yang pertama terjadi di negeri Tirai Bambu. 

Insiden tersebut terjadi di tengah penarikan kembali (recall) Note 7 di seluruh dunia, Amerika Serikat hingga Korea Selatan yang dipicu persoalan kerusakan baterai. Saat insiden terjadi, pengguna sedang mengisi ulang daya atau menggunakan ponsel secara normal.

Terungkap, Penyebab Utama Meledaknya Galaxy Note 7

Berdasarkan investigasi Samsung di Tiongkok, dalam pernyataannya, perusahaan asal Korea Selatan itu menyebutkan tidak ditemukannya kerusakan pada Note 7.

"Kerusakan produk ini (Note 7) disebabkan oleh pemanasan dari eksternal," ucap Samsung tanpa menjelaskan lebih lanjut, dikutip dari Reuters, Selasa 20 September 2016.

Samsung Curhat Kegagalan Galaxy Note 7

Sementara itu, pembuat baterai Galaxy Note 7, Amperex Technology Limited (ATL) menyampaikan pernyataannya juga secara terpisah terkait investigasi baterai Galaxy Note 7 di Tiongkok. ATL mengatakan, insiden yang kemarin terjadi, bukan langsung dari baterai yang dibuat ATL.

"Menurut sampel tanda kebakaran, kami menduga bahwa sumber pemanasan berasal dari luar baterai dan itu sangat kemungkinan ada faktor eksternal yang menyebabkan masalah pemanasan," ucap ATL.

Dari hasil investigasi tersebut juga ditemukan fakta lainnya, yaitu Galaxy Note 7 hanya dijual secara eksklusif dengan baterai yang sesuai pengujian, sedangkan Galaxy Note 7 yang terbakar itu bukan dari baterai yang resmi.

Akibat kasus baterai ini, Samsung pada pekan lalu, harus menarik kembali sekitar 1.858 unit Galaxy Note 7 yang tersebar di Tiongkok. Galaxy Note 7 sebelumnya diluncurkan di Tiongkok pada 1 September.

Diberitakan sebelumnya, Galaxy Note 7 pertama kali diluncurkan secara global pada 2 Agustus 2016 di New York. Sementara diperkenalkan di Indonesia pada 23 Agustus 2016.

Namun, karena ada permasalahan di baterai Galaxy Note 7 hingga mudah meledak, setidaknya ada 35 keluhan soal baterai pada Galaxy Note 7. Hal itu membuat Samsung untuk memutuskan recall sekitar 2,5 juta unit yang telah dikapalkan di 10 negara. 

Samsung juga menawarkan pemilik Galaxy Note 7 untuk ditukar dengan perangkat baru atau perangkat Samsung lainnya. Samsung mulai 19 September ini menarik Galaxy Note 7 dari pemiliknya

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya