TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Setan Tasmania Punya Gen Lawan Penyakit Mematikan

Sistem kekebalan itu bisa bantu Setan Tasmania dari ancaman kepunahan
Setan Tasmania Punya Gen Lawan Penyakit Mematikan
Benjolan kanker pada muka salah satu hewan Setan Tasmania (www.livescience.com)

VIVA.co.id – Hewan marsupial Australia atau dikenal ‘Setan Tasmania’ (Sarcophilus harrisii) sudah mulai ‘bangkit’ dari kepunahan. Ilmuwan mendeteksi, ‘Setan Tasmania’ mulai resisten terhadap penyakit mematikan yang membuat status mereka hampir punah.

Penyakit tersebut dikenal dengan devil facial tumor disease (DFTD) atau kanker wajah. DFTD termasuk salah satu dari tiga penyakit kanker menular di dunia.DFTD sangat mematikan bagi ‘Setan Tasmania’, sebab penyakit tersebut setidaknya telah ‘menyapu’ 80 persen dari jumlah ‘Setan Tasmania’ tersebut.
 
Dilansir Tech Times, Kamis 1 September 2016, DFTD mudah menular karena kecenderungan hewan karnivora ini menunjukkan agresi dengan menggigit wajah masing-masing.
 
Soal resistensi hewan marsupial tersebut, studi Washington State University, Amerika Serikat mengungkap, mereka memprediksi awal kemungkinan ‘Setan Tasmania’ telah mengembangkan mekanisme alami, sehingga membantu menyelamatkan populasi mereka dari penyebaran DFTD.
 
Seorang peneliti, Andrew Storfer menjelaskan, mereka menemukan perubahan populasi hewan tersebut jadi meningkat ini di dua daerah dan meneliti bagaimana ‘Setan Tasmania’ menanggapi penyakit mematikan tersebut.
 
“DFTD menyebar di antara kelompok (Setan Tasmania) dengan menekan dan menghindari sistem kekebalan tubuh, dan hasil kami (kini) menunjukkan bahwa kelompok itu mengembangkan resistensi, (kekebalan tubuh) membantu mereka menghadapi penyakit mematikan,” ujar Storfer.
 
Storfer dan para peneliti pun menyimpulkan sementara, ‘Setan Tasmania’ kini mulai resisten terhadap penyakit kanker wajah, maka besar harapan ‘Setan Tasmania’ bakal selamat dari kepunahan.
 
Kemudian ia menuturkan, selanjutnya informasi bermanfaat yang mereka dapat, bisa membantu penelitian medis masa depan untuk menyelidiki bagaimana ‘Setan Tasmania’ mengalami proses perubahan evolusioner dalam menanggapi patogen.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP