TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Endorser di Sosmed Bisa Belajar dari Keluarga Kardashian

Mulailah membedakan antara testimoni dengan promosi di postingan.
Endorser di Sosmed Bisa Belajar dari Keluarga Kardashian
Kardashian dan Kris Jenner (Reuters)

VIVA.co.id – Keluarga Kardashian memang terkenal dengan penghasilannya yang cukup besar dari endorsement di sosial media. Namun aktivitas mereka yang kerap mempromosikan produk telah menuai kontroversi karena telah membiaskan antara testimoni dengan iklan.

Dilansir dari ABC.net.au, sebuah penyelidikan telah dilakukan oleh lembaga nonprofit Truth In Advertising (TIA). Lembaga itu menemukan setidaknya ada 100 postingan promosi produk di Instagram yang dibuat oleh keluarga Kardashian - Jenner. Semua produk itu ditempatkan sebagai postingan biasa tanpa memberikan tanda apapun bahwa itu adalah iklan.

Berdasarkan temuan tersebut, organisasi nirlaba itu pun mengirimkan surat kepada keluarga ternama itu untuk lebih memperjelas aktivitas kampanye dan promosi produk di akun Instagram mereka. Jika tidak, maka TIA akan mengeluhkan hal ini kepada Komisi Perdagangan Federal (FTC) Amerika.

FTC, yang bertanggung jawab melindungi konsumen di Amerika, akhirnya membuat sebuah panduan endorsement melalui pembaharuan di aturan sebelumnya. Aturan tersebut pernah diperbaharui pada Mei 2015 untuk memasukkan iklan sosial media di dalamnya.

Nah, gara-gara surat dari TIA inilah kemudian ada yang baru dari postingan di akun Instagram keluarga Kardashian. Mereka menyematkan hashtag #ad dalam setiap postingan promosi produk. Tidak hanya Kim, dua adik kandungnya, Khloe dan Kourtney, juga menggunakan hashtag yang sama.

Sayangnya, TIA tidak puas dengan hal ini. Mereka mendeteksi, dari ratusan posting promosi yang ada di Instagram mereka, hanya sekitar 20 persen yang menggunakan hashtag #ad. 

Dalam aturannya, FTC dengan jelas menyebutkan jika seseorang dibayar untuk mempromosikan produk atau memiliki hubungan kerja dengan perusahaan, maka mereka harus mengungkapkan hubungan itu. Jika tidak maka hal itu akan berakibat mempengaruhi opini konsumen terhadap suatu produk.

"Untuk platform sosial media, seperti Twitter dan Instagram, kami sarankan untuk memulai postingan dengan AD atau #ad, sehingga bisa lebih efektif," tulis FTC di situs resminya.

"Keluarga Kardashian-Jenner, dan perusahaan  yang memiliki kerja sama komersial dengan mereka, telah mengabaikan aturan ini sejak lama. Sudah waktunya mereka mempertanggungjawabkan ini," ujar Direktur Truth in Advertising, Bonnie Patten.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP