TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
TEKNOLOGI

Google Hukum Situs Pemakai Iklan Pengganggu

Hukumannya diturunkan peringkat dan dicabut label mobile friendly.
Google Hukum Situs Pemakai Iklan Pengganggu
Logo baru Google (Blog Google)

VIVA.co.id – Google mengumumkan akan mengambil tindakan kepada situs yang memakai iklan peralihan yang mengganggu pengguna.

Perusahaan internet itu bakal menghukum situs yang menghadirkan iklan pengganggu dengan menurunkan peringkat situs tersebut di hasil pencarian. Google juga akan menghukum situs yang diwarnai iklan pengganggu, dengan mencopot label ramah mobile dari hasil pencarian.

Dikutip Marketing Land, Rabu 23 Agustus 216, Google berpandangan, keberadaan iklan pengganggu akan menghalangi pengguna mengakses ke konten pada sebuah situs.

"Halaman yang menunjukkan iklan peralihan pengganggu, memberikan pengalaman buruk bagi pengguna. Ini bisa jadi problematik pada perangkat mobile yang layarnya seringkali lebih kecil," tulis Google dalam pengumumannya.

Google menegaskan, ancaman hukuman itu bertujuan, agar meningkatkan pengalaman pencarian pada platform mobile. Namun, Google memberikan kelonggaran bagi pengelola situs untuk menyesuaikan dengan kebijakan baru itu. Sebab, hukuman penalti itu akan diberlakukan mulai 10 Januari 2017.

"Setelah 10 Januari 2017, halaman yang kontennya sudah diakses pengguna pada masa transisi itu dari hasil pencarian mobile, mungkin tak diberikan peringkat tinggi," jelas Google.

Google menjelaskan, kategori iklan peralihan yang menganggu yaitu pertama, iklan muncul pop up yang menghalangi konten utama pada sebuah situs, baik sesaat usai pengguna menavigasi halaman situs dari hasil pencarian, maupun saat pengguna melalui halaman situs.

Kedua, iklan yang menampilkan peralihan mandiri yang mana memaksa pengguna berhenti sebelum mengakses konten utama.

Ketiga, situs yang menggunakan tata letak bagian atas paruh halaman yang mirip dengan iklan peralihan mandiri, tetapi konten asli tersembunyi di bawah iklan tersebut.

Google memberikan pengecualian bagi iklan peralihan tertentu. Perusahaan itu mengatakan, iklan peralihan diperbolehkan sepanjang tak mengganggu pengguna.

Kategori tak mengganggu dalam hal ini, yaitu iklan peralihan yang meminta pengguna atas konsekuensi mengakses situs, misalnya pemberitahuan penggunaan cookie, atau khusus untuk verifikasi usai tertentu.

Kemudian, dialog log in pada situs yang menjamin kontennya tak akan diindeks secara publik, tidak akan kena penalti Google.

Google juga tak akan menghukum iklan yang memakai ruang layar pada perangkat mobile secara wajar, tak memakan penuh layar serta mudah untuk ditutup.

Iklan penganggu

Contoh iklan peralihan yang menganggu

Iklan yang tak menganggu

Contoh iklan peralihan yang tidak menganggu

 

(asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP