TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Twitter Blokir 235 Ribu Akun Lagi Terkait Terorisme

Total sudah 360.000 akun terorisme yang diblokir Twitter.
Twitter Blokir 235 Ribu Akun Lagi Terkait Terorisme
Logo Facebook dan Twitter akses media sosial  (REUTERS)

VIVA.co.id – Twitter mengklaim telah memblokir sekitar 235 ribu akun lagi yang terkait dengan terorisme. Akun-akun tersebut dianggap telah mempromosikan tindak kekerasan dan ekstremisme.

Ini merupakan langkah Twitter berikutnya selama enam bulan terakhir. Total akun yang telah diblokir Twitter sejak pertengahan 2015 lalu menjadi 360 ribu.

"Dunia telah menyaksikan banyaknya serangan teror yang mematikan dan sadis di seluruh dunia. Kami sangat mengutuk aksi tersebut dan berkomitmen penuh untuk menghilangkan segala bentuk promosi kekerasan dan terorisme di dalam platform ini," ujar pihak Twitter dalam pernyataannya, seperti dikutip dari NY Times.

Twitter selama ini dianggap sebagai platform yang sangat mendukung kebebasan berbicara. Saking bebasnya, platform ini kerap digunakan oleh para pembuli, kelompok rasis dan ekstremis untuk menyebarkan pesan negatif. Inilah yang kemudian diprotes oleh badan pemerintah Amerika, kandidat Presiden Amerika Hillary Clinton, dan selebriti lainnya.

Dilaporkan, pemblokiran yang dilakukan Twitter setiap harinya, yang terkait terorisme, meningkat 80 persen sejak tahun lalu. Hasilnya, platform itu pun memperketat syarat dan ketentuan penggunaan bagi para anggotanya.

Selain itu, Twitter juga memperluas cakupan laporan penyalahgunaan penggunaan platform tersebut. Ini membuat pemblokiran akun bisa dilakukan dengan cepat, dan menyulitkan pengguna yang telah diblokir untuk kembali.

Di sisi lain, Twitter juga memperkenalkan fitur baru yang memberikan kekuasaan kepada pengguna untuk mengontrol interaksi mereka di layanan ini. Fitur ini termasuk filterisasi cuitan.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP