TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Mahasiswa ITS Ciptakan Aplikasi Deteksi Serangan Jantung

Ponsel berbasis Android.
Mahasiswa ITS Ciptakan Aplikasi Deteksi Serangan Jantung
Alat pendeteksi serangan jantung. (VIVA.co.id / Januar Adi Sagita (Surabaya)

VIVA.co.id – Mahasiswa program studi Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, menciptakan sebuah alat yang bisa mendeteksi serangan jantung secara berkala. Alat yang dinamakan Smart Heart Monitor (SHM) itu merupakan alat yang bisa digunakan untuk melacak serangan jantung setiap saat.

Menurut salah seorang mahasiswa yang ikut menciptakan alat itu, Theo Wiranadi, kelebihan alat yang diciptakannya itu dengan alat pelacak serangan jantung yang sudah ada, terletak pada fungsi utamanya.

“Sebab, pada alat pelacak jantung pada umumnya kinerjanya hanya sebatas melakukan perekaman laporan,” kata Theo, Selasa malam, 16 Agustus 2016.

Rekaman itu lalu diberikan pada dokter untuk dianalisis. Sedangkan, pada SHM ini bisa melakukan pendeteksian. Misalnya, jika ada aktivitas jantung penggunanya yang bermasalah, maka alat ini akan mengeluarkan sinyal peringatan.

“Penggunanya akan menerima laporan secara real time melalui aplikasi yang berbasis pada Android,” ujar Theo.  

Theo mengungkapkan, salah satu indikator bermasalahnya aktivitas jantung itu adalah apabila aktivitasnya sudah mencapai 80 persen. “Kalau sudah seperti itu, maka pasti akan mengirimkan sinyal,” ujar Theo.

Theo melanjutkan, alat itu bisa mendeteksi aktivitas jantung penggunanya karena adanya tiga elektroda yang ditempelkan di dada. Selanjutnya, laporan itu akan ditampilkan pada layar dalam bentuk gelombang.

“Jadi akurasi alat ini juga terbilang tinggi, dan pastinya akan sangat memudahkan penggunanya dalam mendeteksi aktivitas jantungnya,” kata Theo.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP