TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Lazada Beri Jalur Globalkan Produk UKM Lokal

Produk dari 12 UKM telah didistribusikan di Malaysia
Lazada Beri Jalur Globalkan Produk UKM Lokal
Lazada Indonesia umumkan jalur untuk globalkan produk UKM lokal di Jakarta, Senin (8/08/2016) (VIVA.co.id/Agus Tri Haryanto)
VIVA.co.id - Lazada Indonesia memberikan jalur kepada para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) lokal agar produknya dapat dipasarkan secara global. Melalui tajuk 'Buatan Indonesia: Dari Indonesia untuk Dunia', Lazada menancamkan komitmen untuk memajukan UKM Indonesia bisa go global.

Saat ini, berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM, menunjukkan pada tahun ini terdapat 57,9 juta unit UKM atau sekitar 23 persen dari total jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 255 juta. Sejalan dengan itu, kontribusi UKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) diperkirakan mencapai 58,92 persen.

"Komitmen Lazada ialah mengembangkan para pelaku UKM di Indonesia dengan memberikan akses lebih banyak konsumen, di mana itu tidak hanya di Indonesia saja. Kegiatan ini mengawali proyek pertama untuk menjual barang hasil produksi dari Indonesia ke luar negeri," ucap co-CEO Lazada Indonesia, Florian Holm di Agro Plaza, Kuningan, Jakarta, Senin, 8 Agustus 2016.

Kampanye yang diserukan oleh Lazada tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap pengembangan industri UKM dengan cara menghubungkan industri lokal dengan pasar luar negeri. Kampanye ala Lazada dalam memasarkan produk UKM lokal juga diselenggarakan dalam memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-71

Untuk tahap awal dalam memajukan sektor UKM Indonesia, Lazada akan mempromosikan produk hasil buatan dari 12 pelaku usaha. Sementara itu, lima produk akan dipasarkan melalui Lazada Malaysia yang telah dijual di Negeri Jiran itu sejak 4 Agutus lalu.

Dari ke-12 pelaku UKM yang didorong oleh Lazada untuk go global ini, kategori barangnya meliputi makanan, minuman, tas, pakaian, sepatu, hingga pengrajin perhiasan.

"Untuk tahap awal kita lakuka piloting project dengan Lazada Malaysia, sehingga produk-produk UKM asal Indonesia bisa dibeli konsumen di Malaysia," kata Holm.

Disebutkan, dilihat dari pendaftaran awal penjual di Lazada, diidentifikasi ada 15 ribu pelaku UKM. Tetapi seiring berjalannya waktu, penjual tersebut terus mengalami perkembangan sehingga lebih dari disebut pelaku UKM.

"Tentu kita akan lakukan ekspansi ke negara lain, tapi kita belum pastikan kapan. Sekarang untuk tahap awal kita sasar pasar Malaysia," ujarnya.
KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP