TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
TEKNOLOGI

Penderita Diabetes, Ditemukan Pil Pengganti Suntik Insulin

"Diabetes adalah pandemi, beban besar bagi penderita adalah suntikan."
Penderita Diabetes, Ditemukan Pil Pengganti Suntik Insulin
Ilustrasi pil  (Pixabay)

VIVA.co.id - Suntik insulin masih sering digunakan oleh penderita diabetes. Insulin merupakan hormon yang dibentuk dalam pankreas yang mengendalikan kadar gula dalam darah.

Suntik itu menjadi pilihan sebagian penderita diabetes, meski peneliti telah banyak menyarankan alternatif perawatan untuk mengobati diabetes bisa dengan diet saja.
 
Tapi, suntik insulin kadang terkesan repot dan penderita harus menahan sakit ditusuk jarum. Untuk itu, seorang ilmuwan penerima penghargaan nobel dari Israel dan Amerika Serikat mencari alternatif dengan membuat pil insulin.
 
Dikutip Mirror, Senin, 1 Agustus 2014, peneliti bereksperimen sampai tiga kali hingga pil berhasil diciptakan. Kini, kapsul ketiga sedang menunggu lisensi untuk boleh digunakan oleh pasien penderita diabetes.
 
“Bentuk pil insulin hanya tinggal menunggu beberapa tahun lagi,” kata peneliti.
 
Ketika pil pertama dibuat, pil tersebut mudah hancur setelah melalui mulut, belum sampai ke lambung dan usus. Hingga, percobaan ketiga, pil tersebut bisa lolos sampai ke usus.
 
Caranya, para ilmuwan mengembangkan lapisan khusus untuk melindungi pil di perut dan mulut.
 
Kemudian insulin diserap aliran darah langsung menuju ke hati. Diketahui, hati merupakan salah satu organ utama yang berkontribusi membuat pasien menderita diabates saat organ itu rusak.
 
Roy Eldor, seorang kepala diabetes di Tel Aviv Medical Center dan kepala medis untuk Oramed mengatakan, kapsul insulin bakal jadi harapan baru bagi pasien.
 
"Diabetes adalah pandemi, beban besar bagi penderita adalah suntikan, yang membuat seseorang jera terhadap pengobatan,” ungkap Eldor.
 
Ilmuwan menuturkan, kapsul masih pada tahap awal dan pil baru efektif mengurangi kadar glukosa darah pada penderita diabetes. Selain itu, pil itu diklaim bisa mencegah komplikasi dari penyakit diabetes, seperti amputasi, gagal ginjal dan kerusakan mata yang menyebabkan kebutaan. (ase)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP