TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Era Digital, Indosat Ajak Siswa Belajar Coding

Digelar kompetisi coding untuk siswa SD hingga SMA
Era Digital, Indosat Ajak Siswa Belajar Coding
Ilustrasi siswa belajar komputer (ANTARA FOTO/Dewi Fajriani)

VIVA.co.id - Indosat Ooredoo mewadahi kreativitas dunia digital kalangan anak-anak dan remaja melalui kegiatan Kids & Teens Digital Fair 2016. Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest (IWIC) ke-10.

IWIC merupakan ajang kompetisi aplikasi mobile yang digagas Indosat Ooredoo sejak 10 tahun lalu, untuk merangsang minat generasi muda Indonesia di dunia digital. IWIC dihadirkan juga dalam rangka memenuhi kebutuhan talenta digital Indonesia di tengah tingginya tren penggunaan aplikasi online saat ini.

IWIC kali ini mengedepankan teknologi dan dunia digital, termasuk di kalangan anak-anak, dengan menghadirkan kategori baru bagi Kids & Teens. Dalam edisi kali ini, IWIC menyelenggarakan kegiatan kompetisi membuat program komputer (coding) melalui acara Kids & Teens Digital Fair, bagi siswa mulai SD, SMP hingga SMA.

“Dunia digital saat ini dengan cepat telah menjangkau anak-anak dan remaja, suatu hal yang telah menjadi keniscayaan karena teknologi digital telah melekat dalam berbagai aktifitas keseharian mereka," kata Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo, Ripy Mangkoesoebroto dalam keterangan tertulis, Senin 1 Agustus 2016. 

Ripy mengatakan, sudah selayaknya kalangan orangtua dengan bijak mulai mengarahkan anak-anak sejak dini dalam menggunakan teknologi digital, dengan cara yang tepat. "Agar teknologi digital memberikan manfaat positif bagi perkembangan dan masa depan mereka,” ujarnya menambahkan.

Ripy menuturkan, melalui IWIC, dia berharap anak-anak bukan hanya konsumen konten saja tapi juga bisa mampu menjadi pencipta teknologi. "Di tengah maraknya game Pokemon-Go yang menjadi perdebatan bagi para orangtua, melalui IWIC ingin para anak-anak bukan hanya sekadar mampu menikmati teknologi sebagai pengguna saja, tetapi juga creator of technology," katanya.

Saat ini, sekitar 80 persen anak di Indonesia mengakses internet setiap harinya. Jika dilihat dari arah perkembangan generasi, sekitar 30 juta anak-anak dan remaja sudah familiar dengan internet dan dunia digital.

Dalam konteks itu, IWIC terus berusaha meningkatkan generasi muda untuk berinovasi melalui pengembangan aplikasi digital yang nantinya dapat berguna bagi masyarakat dan negara.

Kegiatan Coding Competition dalam  Kids & Teens Digital Fair ini terbuka bagi semua siswa SD, SMP hingga SMA. Mereka cukup membawa laptop dan perlengkapannya termasuk charger.  Juara pada kompetisi ini akan mendapatkan hadiah seperti laptop, tablet, voucher Cipika, sertifikat dan lainnya.

(mus)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP