TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Korea Utara Raup Cuan dari Bisnis Judi Online

Dijalankan oleh peretas, sanksi internasional seperti tak berdampak.
Korea Utara Raup Cuan dari Bisnis Judi Online
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (REUTERS/KCNA)

VIVA.co.id – Tak dinyana, Korea Utara yang dikenal satu-satunya negara paling tertutup dunia bisa meraup untung alias cuan berlimpah dari judi online.

Menurut laporan United Press International, seperti dikutip dari situs Business Insider, Selasa, 19 Juli 2016, raihan cuan negeri Kim Jong-un itu mencapai US$1 miliar atau setara Rp13,2 triliun.

Disebutkan pula, pemasukan keuntungan yang dinikmati Korea Utara karena mempekerjakan para peretas (hackers) untuk menjalankan operasi judi online.

Bahkan, menurut Kepala Komando Pertahanan Keamanan Korea Selatan, Cho Hyun-Chun, hingga Juli tahun ini, Korea Utara sudah meraup US$866 juta (Rp11,4 triliun).

Diinforamasikan juga bahwa Korea Utara memiliki PDB sekitar US$40 miliar (Rp528 triliun).

Hyun-Chun mengatakan, "saudaranya" ini memiliki 6.000 peretas yang bertujuan membantu unit intelijen. Ribuan peretas tersebut ditugaskan untuk kegiatan siber mata-mata, di mana sebagian besar untuk mengilfitrasi Korea Selatan.

Baca: Sanksi Internasional Berimbas ke Bisnis Restoran Korut

"Situs judi Korea Utara menyasar warga Korea Selatan," ungkapnya.

Strategi Korea Utara dalam mendulang pendapatan di dunia maya merupakan cara efektif dalam menghadapi Amerika Serikat dan Korea Selatan yang unggul persenjataan.

Mengandalkan para peretas menjadikan Korea Utara makin kaya. Sebab, dengan investasi sedikit, namun menghasilkan pendapatan menggiurkan.

"Ini (internet) adalah area pertumbuhan. Sementara, saya tidak akan menggolongkan mereka (Korea Utara) sebagai yang terbaik di dunia. Tapi, mereka salah satu yang paling terorganisir," tutur Hyun-Chun.

KOMENTARI ARTIKEL INI
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP