TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Respons Menkominfo Soal Keluhan 'Batu Sandungan' Telkomsel

Telkomsel mengeluh tak dilibatkan dalam revisi PP berbagi jaringan
Respons Menkominfo Soal Keluhan 'Batu Sandungan' Telkomsel
Ilustrasi BTS (VIVAnews)

VIVA.co.id – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menanggapi keluhan Telkomsel yang mengaku tidak dilibatkan dalam penyusunan revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 52 tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi yang mengatur soal frekuensi dan orbit satelit.

Ditemui usai menghadiri syukuran sinergi XL Axiata dan Protelindo di Grha XL, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu 29 Juni 2016, Rudiantara mengatakan kalau ia juga tak ingat  betul proses Revisi PP Nomor 52 tahun 2000.

"Seingat saya PP itu antarkementerian yang dibimbing bukan oleh (Kementerian) Kominfo, setahu saya. Kalau Peraturan Menteri (Permen) itu memang di-lead oleh Kominfo, tapi kalau PP saya sendiri tak merasa ikut rapat khusus bahasa PP-nya," ujar Rudiantara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah, pada Senin kemarin dalam acara Buka Bersama dengan media, dia merasa tak dilibatkan dalam penyusunan PP Nomor 52 tahun 2000. Ririek mengeluh informasi pembahasan tersebut malah ia ketahui dari pemberitaan media.

"PP itu kan levelnya pemerintah, kalau peraturan menteri baru kementerian yang lead, dalam artian yang publikasikan kementerian," kata pria yang di Chief RA ini.

Rudiantara menjelaskan ada dua garis besar pada aturan itu, yakni yang terkait dengan masalah penyelenggaraan telekomunikasi dan frekuensi.

"Dan salah satunya adalah untuk menegaskan agar tidak ada lagi persepsi atau pun interpretasi yang berbeda tentang penggunaan frekuensi seperti kasus Indosat dan IM2," ucapnya.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP