TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Jakarta Bakal Punya Portal Informasi Khusus

Segala tentang Jakarta bisa diketahui di portal tersebut.
Jakarta Bakal Punya Portal Informasi Khusus
Head of Jakarta Smart City Management Unit, Setiaji (Viva.co.id/Agus Tri)

VIVA.co.id – Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta pada 22 Juni nanti, Pemerintah Provinsi DKI akan meluncurkan aplikasi khusus berupa segala informasi tentang Jakarta. Aplikasi tersebut diharap bisa memperkuat konsep smart city atau kota pintar yang tengah dibangun.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jakarta Smart City, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Setiaji, mengatakan pihaknya akan segera meluncurkan aplikasi informasi penunjang smart city. Aplikasi tersebut dinamakan Jakarta Smart City Portal.

"Aplikasi baru itu isinya berupa segala informasi tentang Jakarta. Jadi warga yang ingin mengetahui soal Jakarta bisa lewat aplikasi itu," ujar Setiaji ditemui Jakarta Smart City Lounge, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 16 Juni 2016.

Setiaji menjelaskan kalau aplikasi tersebut berdiri sendiri. Jadi, berbeda dengan aplikasi Qlue. Apabila, Jakarta Smart City Portal itu semacam panduan mengenai Ibu Kota, yang lebih mudah diakses melalui smartphone, sedangkan Qlue merupakan aplikasi yang berperan sebagai wadah keluhan warga mengenai pelayanan Pemprov DKI.

"Beda (sama Qlue). Aplikasi Jakarta Smart City Portal ini punya kita sendiri tapi di dalamnya akan terintegrasi dengan layanan lain, misalnya Go-Food soal kuliner. Terus nanti ada info lingkungan yang kadar polusinya ditentukan sensor," ucapnya.

Kemudian, soal lalu lintas Ibu Kota juga akan ditemukan di aplikasi tersebut. Sehingga, keadaan lalu lintas terkini terpantau oleh pengguna.

"Soal lalu lintas, kami kerja sama dengan Waze sehingga kemacetan di Ibu Kota bisa dilihat oleh pengguna. Bahkan, pantauan CCTV yang dimiliki Jakarta Smart City ini juga bisa dilihat di aplikasi," kata Setiaji.

Diinformasikan, sampa saat ini Jakarta Smart City memiliki sekitar 2.000 unit CCTV yang memantau setiap harinya. Sampai akhir tahun 2016, mereka ingin menambah CCTV itu hingga tiga kali lipatnya atau 6.000 unit. (ase)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP