TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Silaksmi, Sistem Antrean Rumah Sakit via SMS dan Web

Karya mahasiswa UGM itu akan dikembangkan melalui aplikasi mobile
Silaksmi, Sistem Antrean Rumah Sakit via SMS dan Web
Tim mahasiswa UGM pencipta Silaksmi (UGM)

VIVA.co.id – Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali memberi kontribusi nyata bagi negeri.
Tim mahasiswa UGM mengembangkan sistem antrean rumah sakit yang efisien dan terintegrasi berbasis teknologi yang sederhana.

Sistem tersebut dinamakan Sistem Layanan Kesehatan Masyarakat Terintegrasi (Silaksmi). Sistem ini memungkinkan para calon pasien untuk melakukan registrasi melalui web dan SMS gateway dari rumah ketika akan berobat atau periksa, sehingga tidak perlu datang dan menunggu antrean di rumah sakit.

Silaksmi merupakan karya dari tim PKM-T (Teknologi) yang beranggotakan lima mahasiswa dari Departemen Pendidikan Dokter, Departemen Teknologi Informasi, dan Departemen Elektronika dan Instrumentasi.

Ide Silaksmi muncul dari permasalahan yang ada pada mitra rumah sakit, yakni panjangnya antrean untuk periksa serta keterbatasan sumber daya (staf dan ruang tunggu). Keadaan tersebut menimbulkan berbagai permasalahan lain, seperti rentannya penularan penyakit antarpasien selama menunggu, serta habisnya waktu pasien untuk menunggu antrean.

Mekanisme dalam menggunakan Silaksmi yaitu pasien yang akan berobat mendaftarkan diri dulu melalui SMS atau web dengan memilih lokasi rumah sakit dan tanggal berobat. Kemudian, sistem melakukan input antrean (queue) dan akan memberikan pengingat (reminder) ketika pasien hampir mendapatkan giliran. Lalu, pasien tinggal datang dan langsung memeriksakan diri ketika sampai di rumah sakit tanpa perlu mengantre lagi. Selain itu, pasien juga dapat melihat nomor antrean yang sedang berlangsung serta estimasi jam periksa secara real time.

“Dengan sistem ini, pasien akan lebih mudah dan nyaman dalam berobat ke rumah sakit. Hal ini juga akan memberikan keuntungan kepada mitra, terutama mitra dengan keterbatasan sumber daya,” ungkap Anisa Anindyarti W, mahasiswa Pendidikan Dokter angkatan 2014, dalam keterangan tertulisnya, Rabu 15 Juni 2016.

Sampai saat ini, Silaksmi tengah mencapai tahap final dan siap untuk diimplementasikan pada Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Prof. Soedomo dan Rumah Sakit Islam di Godean. Kedua rumah sakit itu berada di Yogyakarta.

Implementasi tersebut akan dilakukan setelah proses administrasi dan sinkronisasi database selesai dilakukan. Sementara itu, sumber pendanaan dari pengembangan sistem tersebut berasal dari Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi, sponsor, dan dana dari mitra rumah sakit.

Ke depan, tim peneliti berencana akan mengembangkan sistem dalam bentuk aplikasi mobile, serta memperluas jangkauan rumah sakit lain, sehingga dapat memudahkan pasien dalam berobat.

(mus)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP