TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Dosen dan MC asal Indonesia Isi Suara di Aplikasi Waze

Suara untuk navigasi Waze berbahasa Indonesia.
Dosen dan MC asal Indonesia Isi Suara di Aplikasi Waze
Waze, salah satu aplikasi navigasi berbasis GPS yang wajib dipunyai pengendara.  (wired.com)
VIVA.co.id - Aplikasi Waze mengumumkan bahwa saat ini pihaknya menambahkan navigasi suara dalam versi bahasa Indonesia. Artinya, layanan barunya ini bisa memanjakan lebih dari 1,1 juta Wazers (pengguna setia Waze) di Jakarta dan wilayah lainnya.

Waze menyebutkan, dengan menyediakan konten bahasa lokal tak hanya sebagai bentuk inisiatif perusahaannya atau navigasi sosial cuma-cuma tapi juga dapat melaporkan berbagai kondisi serta memberikan gambaran yang lebih baik di jalanan.

Diketahui, kehadiran navigasi suara dalam Bahasa Indonesia dicetuskan oleh sekumpulan Wazers lokal Indonesia, dipimpin Waze Global Champ, Christian Iskandar. Dijelaskan, suara dari layanannya itu diisi oleh Alva, dosen yang berasal dari Bandung dan Septi, yang merupakan pembawa berita dari Semarang. Kedua suara ini akan senantiasa menghiasi para Wazers saat menggunakan layanan tersebut.

“Navigasi suara baru ini akan memberikan dampak positif yang luar biasa kepada komunitas. Jauh sebelum proyek ini diinisiasi, kami telah menerima banyak permintaan. Hal ini sudah ditunggu-tunggu selama beberapa waktu dan akan secara signifikan memperbesar komunitas kami. Indonesia bukanlah negara berbahasa Inggris karena itu navigasi suara dalam Bahasa Indonesia akan sangat membantu,” ujar Christian dalam keterangannya, Kamis, 17 Desember 2015.

Sebagaimana diinformasikan, Waze memanfaatkan teknologi mobile dan komunitas global untuk memberikan petunjuk arah bagi yang tersesat di suatu tempat. Aplikasi ini mengklaim menjadi wadah jaringan pengendara terbesar di dunia dengan 50 juta pengguna, yang bekerja sama untuk mengakali kemacetan, serta menghemat waktu dan uang.

Juru bicara untuk Waze, Julie Mossler, mengatakan pihaknya selalu mencari jalan untuk meningkatkan kualitas layanannya, termasuk di dalamnya navigasi suara dalam bahasa baru agar lebih banyak lagi orang yang dapat diuntungkan dengan Waze dan memiliki pengalaman pengguna yang lebih baik. Ia berkeyakinan, navigasi suara yang baru ini akan diterima dengan positif oleh komunitas di Indonesia.

"Selain pemahaman yang lebih baik, navigasi suara lokal ini akan mendorong keamanan dalam berkendara. Anda tidak harus melihat layar ponsel selama berkendara apabila dapat mendengar pengarahan dalam bahasa yang diinginkan. Misi kami adalah untuk membantu pengendara di seluruh dunia untuk fokus dalam berkendara,” tutur dia.

Navigasi suara Waze dalam Bahasa Indonesia merupakan satu dari lima navigasi suara yang baru-baru ini diperkenalkan di seluruh dunia, yang juga termasuk Bahasa Polandia, Latvia, dan Serbia. Para Wazers juga dapat menikmati lebih banyak layanan bahasa baru di tahun 2016.
KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP