TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Konten Video dan Gif Akan Diputar Otomatis di Twitter

Untuk menarik para pengiklan agar mau berpromosi di Twitter.
Konten Video dan Gif Akan Diputar Otomatis di Twitter
Pengguna Twitter (VIVA.co.id/Muhamad Solihin)
VIVA.co.id - Usai ditinggal Dick Costolo sebagai chief executive officer (CEO), Twitter pun memperbaiki diri. Mereka mengumumkan akan membuat postingan video, Vine dan yang berformat gif, bisa dimainkan secara otomatis tanpa harus diklik.

Perubahan itu diumumkan Twitter sejak 16 Juni 2015 melalui postingan di akun resminya. Dikabarkan, ini merupakan cara Twitter untuk bisa "menarik" perhatian para pemasang iklan agar mau menjadikan platform tersebut sebagai media berpromosi. Meski Twitter tidak menyatakan hal tersebut secara langsung.

"Hal ini kami lakukan untuk bisa membuat para pengguna Twitter lebih mudah melihat konten yang ada. Sebab, dengan cara kemarin, yang membutuhkan upaya pengguna untuk secara aktif mengklik konten, hal itu dipercaya sangat memakan waktu," ujar Baljeet Singh, product director untuk media, TV dan video di Twitter, seperti dikutip melalui V3.co.uk, Rabu 17 Juni 2015.

Untuk tahap awal, perubahan ini baru terjadi di aplikasi Twitter yang terdapat di iOS maupun yang mengakses dari desktop. Untuk aplikasi Twitter di Android, ketentuan ini akan berlaku dalam waktu dekat.

Namun begitu, kata Baljeet, video yang secara otomatis terputar tidak akan memunculkan suara. Ketika video itu disentuh, suara baru akan keluar dan video akan terputar dalam tampilan yang lebih lebar. Demikian juga jika posisi video ditonton dalam mode lanskap, suara akan keluar dan layar menyesuaikan.

"Meski ini merupakan pengaturan default, pengguna bisa mengubahnya di sistem pengaturan Twitter. Bahkan, Twitter juga bisa mendeteksi jika pengguna memiliki koneksi data yang lelet. Konten putar otomatis akan nonaktif dengan sendirinya," tutur Baljeet.

Fitur baru ini dianggap sebagai langkah yang baik oleh para pengiklan. Ron Amram, Senior Media Director Heineken USA menggambarkan fitur baru Twitter ini sebagai alat ukur penting untuk menarik biaya pengeluaran para pengiklan. (art)
KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP