TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

LIPI: Indonesia Belum Siap Hadapi Pasar Bebas ASEAN

Kapasitas inovasi dan kapabilitas teknologi masih rendah.
LIPI: Indonesia Belum Siap Hadapi Pasar Bebas ASEAN
LIPI IPTEKIN 2014 (Vivanews/AgusTH)
VIVAnews - Sebagai salah satu bagian dari ASEAN, Indonesia akan dihadapi dengan tantangan dalam pasar bebas Asia Tenggara, atau dikenal dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun depan.

Pelaksana Tugas Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Akmadi Abbas menilai, saat ini, Indonesia belum dirasa cukup kuat dalam memenuhi tantangan tersebut. Sebab, kapasitas inovasi dan kapabilitas teknologi industri di negeri ini masih terbilang cukup rendah, untuk menghadapi pasar bebas tersebut.

Rendah yang dimaksud adalah berupa paten yang dimiliki peneliti Indonesia. Saat ini, Indonesia diklaim hanya memiliki paten berjumlah ratusan, masih sedikit dibandingkan Singapura yang sudah puluhan ribu. Bahkan, Singapura ditempatkan di posisi pertama di ASEAN dengan jumlah paten terbanyak.

"Padahal, inovasi berbasis iptek tersebut menjadi kunci kemenangan dalam MEA," ujarnya di Gedung LIPI, Jakarta, Kamis 9 Oktober 2014.

Menurutnya, keyakinan yang dirasakan Indonesia akan sangat besar, bila benar-benar menerapkan inovasi berbasis Iptek dalam persaingan MEA tersebut. "Berbasis inovasi Iptek itu memungkinkan untuk bersaing dan menjadikan Indonesia pemenang di ASEAN," jelas dia.

Selain itu, ungkap dia, Indonesia akan menyerap segi positifnya bila sudah menerapkan inovasi dan teknologi dalam persaingan antarnegara Asia Tenggara tersebut.

Di kesempatan tersebut, Akmadi membuka Forum Tahunan Pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Inovasi (IPTEKIN) yang keempat. Diharapkan, forum tersebut dapat memberikan solusi permasalahan untuk menghadapi MEA. (asp)
KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP