TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Penemu LED Ramah Lingkungan Raih Nobel

Teknologi LED ini ditemukan pada 1990an.
Penemu LED Ramah Lingkungan Raih Nobel
Shuji Nakamura (Daily Mail)
VIVAnews - Tiga orang ilmuwan kelahiran Jepang harus membagi hadiah Nobel yang akan dianugerahkan awal Desember nanti. Ketiganya dianggap berjasa melalui temuannya, teknologi LED biru ramah lingkungan.

Mereka adalah Isamu Akasaki, Hiroshi Amano dari Jepang, dan Shuji Nakamura yang tercatat sebagai ilmuwan Amerika, namun kelahiran Negeri Sakura. Ketiganya menemukan teknologi Light-Emitting Diode (LED) berwarna biru yang telah merevolusi industri pencahayaan.

LED biru yang ramah lingkungan itu merupakan temuan tahun 1990. Berkat LED tersebut, pencahayaan lingkungan di seluruh dunia kini semakin ramah lingkungan.

Akasaki yang berusia 85 tahun masih tercatat sebagai profesor di Meijo University dan Nagoya University. Sementara itu, Amano, 54 tahun, adalah profesor Nagoya University. Beda dengan kedua rekannya, meski Nakamura juga kelahiran Jepang, pria 60 tahun itu tercatat sebagai profesor di University of California, Santa Barbara.

Trio ilmuwan ini telah memicu transformasi dalam teknologi pencahayaan. Mereka memproduksi cahaya biru yang terang untuk semikonduktor. Ini merupakan impian para ilmuwan yang berupaya mencari cara membuat cahaya biru ini selama berpuluh-puluh tahun.

"Sebanyak seperempat dari konsumsi listrik dunia digunakan untuk keperluan pencahayaan. LED temuan ketiganya telah berkontribusi dalam menghemat energi dan sumber daya alam di Bumi," ujar Komite Nobel, seperti dikutip Mail Online, Rabu 8 Oktober 2014.

Menurut Komite Nobel, mereka telah berhasil di saat yang lain gagal. "Bola lampu pijar telah memberikan cahaya di abad 20. Sekarang abad 21 diterangi oleh LED ini," kata Komite Nobel.

Cahaya LED mampu bertahan menyala selama 100.000 jam. Sangat lama ketimbang tabung fluorescent yang hanya 10.000 jam, atau cahaya dari tungsten filamen yang hanya 1.000 jam. Bahkan, energi yang dibutuhkan lebih hemat 90 persen dibandingkan teknologi pencahayaan lain. (art)
KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP