TEKNOLOGI

Proyek Pita Lebar ke Papua Dimulai, 2014 Indonesia Tersambung

18 Bulan ke depan, seluruh pulau besar Indonesia tersambung Pita Lebar

ddd
Selasa, 28 Mei 2013, 12:21
 Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring
Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring (VIVAnews/Adri Irianto)
VIVAnews - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring meresmikan groundbreaking pembangunan jaringan fiber optic broadband atau pita lebar Palapa Ring Sulawesi-Maluku-Papua di kantor PT Telkom Ternate. Proyek ini menuntaskan impian "Indonesia Tersambung" yang dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2009 lalu.

Acara juga dihadiri Gubernur Maluku Utara Thayb Armayn dan muspida Maluku Utara, Dirut PT Telkom Arief Yahya, Staf Kemenkominfo dan perwakilan bupati dan wali kota se-Maluku Utara.

"Kita adalah anak cucu Majapahit yang tengah mewujudkan mimpi Gajah Mada yang pernah mengucap sumpah Palapa untuk menyatukan Nusantara ini," kata Tifatul dalam pidato peresmian.

Menurut mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera itu, pembangunan Palapa Ring Sulawesi-Maluku-Papua ini akan menjadi tonggak sejarah bagi kemajuan bangsa. "Ini bagaikan sinar mentari yang akan menerangi kawasan Indonesia timur karena masyarakat akan memperoleh fasilitas akses internet dengan kecepatan tinggi."

Palapa Ring ini aadalah pembangunan jaringan serat optik dan telah menyambungkan pulau-pulau besar lainnya di Indonesia yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. Jaringan ini dikenal juga dengan istilah Pita Lebar. Mulai hari ini akan disambungkan ke Maluku dan Papua yang diharapkan selesai dalam 18 bulan ke depan.

Untuk tahap SMPCS (Sulawesi Papua Cable System) ini akan memakan biaya lebih kurang Rp2 triliun yang sepenuhnya dikerjakan PT Telkom Indonesia. "Ini adalah bagian dari implementasi Masterplan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia) termasuk konektivitas Koridor 6," kata Tifatul.

Proyek prestisius ini telah dicanangkan Presiden SBY di Forum Indonesia Summit November 2009 dalam istilah "Indonesia Tersambung" baik secara infrastruktur jalan, jembatan, transportasi serta komunikasi dan informasi.

Tifatul mengbingatkan proyek ini akan membuka akses internet dengan kecepatan hingga 10 megabita per detik dan jika dimanfaatkan secara positif akan meningkatkan daya saing Indonesia di percaturan dunia global. Menkominfo juga mengimbau semua pihak, akademisi, pengusaha, pemerintah dan komunitas IT ikut mensukseskan pembangunan bidang IT khususnya di Maluku Utara ini.

Tifatul menjelaskan, jaringan broadband ini akan berdampak luas pada sektor ekonomi, pariwisata, pendidikan, kesehatan, politik, sosial dan lain-lain. "Sekali lagi pembangunan Proyek Palapa Ring ini akan memperkecil kesenjangan antara kawasan Indonesia Bagian Barat dengan Indonesia Bagian Timur," kata Tifatul. (sj)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com