TEKNOLOGI

Peta Listrik, RI Jadi Daerah Tergelap Di Bumi

Peta dari citra satelit menunjukkan negara dunia ketiga gelap gulita.

ddd
Senin, 9 Juli 2012, 10:18
Peta konsumsi energi listrik dunia
Peta konsumsi energi listrik dunia (dailymail.co.uk)

VIVAnews - Dari daerah paling gemerlap hingga wilayah paling gelap di muka bumi. Hasil citra satelit menunjukkan peta penggunaan listrik dan konsumsi energi. Indonesia bersama negara dunia ketiga lainnya tertutup kegelapan.

Peta ini dibuat oleh ilmuwan Felix Pharand-DeschÍnes menggunakan data yang dikumpulkan dari citra satelit. Menurut Daily Mail, dia ingin membandingkan negara maju dengan dunia ketiga.

Negara dunia ketiga di Afrika, Amerika Selatan, dan sebagian besar wilayah Asia tampak tertutup kegelapan. Di benua Asia, Jepang menjadi negara yang paling berkilau. Di pusat benua Asia, India, dan Australia jarang terlihat cahaya. Di Afrika, titik-titik cahaya hanya banyak terlihat dari Kairo hingga Nil di Mesir.

Di Indonesia, titik cahaya paling banyak terpusat di Pulau Jawa. Sementara, wilayah Timur Indonesia dikuasai kegelapan. Konsumsi energi di Indonesia tampak tidak merata. Kondisi ini berbanding terbalik dengan negara Barat yang tampak berkilauan karena banyak mengonsumsi energi.
 
Pada malam hari, London menjadi kota yang paling mengkilap dengan taburan titik cahaya pada peta. Bahkan, konsumsi energi London dapat menyalakan lampu di Irlandia hingga menjadi pertunjukkan cahaya.

Setiap tahun London mengonsumsi energi 150.000 gigawatt per jam. Konsumsi energi ibukota Inggris ini sama dengan konsumsi seluruh negara Portugal dan Yunani. Pihak yang melakukan kampanye penghematan telah memperingatkan bahwa 50 persen populasi Inggris tidak akan bisa melihat bintang pada langit malam karena "dikotori" polusi cahaya ini.  

Citra satelit menunjukkan Inggris dan negara lain di benua Eropa, seperti Paris dan Moskow, banyak mengonsumsi listrik untuk penerangan pada malam hari. Beberapa kota besar menghabiskan energi yang jauh lebih besar sehingga dari angkasa tampak gemerlap.

Amerika Serikat juga boros dalam penggunaan listrik. Wilayah timur di Houston, Texas, dan San Francisco, serta Los Angeles pada wilayah barat menunjukkan polusi cahaya parah. 

Peta dunia yang cantik berkilauan ini menunjukkan bangsa Barat bersalah karena membuang-buang energi. Wilayah ini menimbulkan polusi cahaya dalam skala yang mengejutkan.

Secara global, citra satelit ini menunjukkan negara Barat membuang-buang energi sementara wilayah lain berada dalam kegelapan. Ini menunjukkan negara maju yang kaya mengonsumsi energi jauh lebih banyak dibanding negara berkembang. Negara Barat memberikan kontribusi terbesar dalam polusi cahaya.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
mahmadakbar
25/07/2012
Baguslah berati Indonesia tidal terpengaruh polusi cahaya
Balas   • Laporkan
zoelcool
21/07/2012
wktu pemotretan mngkin di indonesia bnyak yg mati lampu.
Balas   • Laporkan
anak_negeri
10/07/2012
no... Pulau Jawa paling terang, padahal batubaranya diambil dari pulau Kalimantan. Kota2 di Kalimantan sendiri gelap, kecuali dikit di Balikpapan. sering mati listrik lagi....
Balas   • Laporkan
afid | 22/07/2012 | Laporkan
di kalimantan sy liat yg agak terang, banjarmasin, balikpapan atau samarinda, dan brunei...kebetulan kalimantan penduduknya sangat jarang di banding jawa....Indonesia cuma JAWA ya....bentuk lain penjajahan
ebo78 | 10/07/2012 | Laporkan
itu si protester minta di stop supply batubaranya ya.. biar tau rasanya gelap gimana. Indonesia kan bukan di jawa aja mas
protester | 10/07/2012 | Laporkan
so??? pembangunan emang masih belum merata,mas!!!
makeiteasy102
10/07/2012
Bagus, deh Indonesia lebih gelap. berarti lebih hemat daripada negara2 yg terang benderang itu..
Balas   • Laporkan
tyo.baladewa2
09/07/2012
Anehh .. kok Afrika bisa terang benderang gituu, disono kan banyakan Hutannya daripada kotanya ???/
Balas   • Laporkan
dr.kupingcongek
09/07/2012
merindukan kegelapan agar bs melihat kunang2
Balas   • Laporkan
nomis
09/07/2012
bersyukur masih bisa lihat bintang
Balas   • Laporkan
eightoblast
09/07/2012
bagus dong...indonesia selalu menerapkan earth hour setiap malam...hihihi
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id