TEKNOLOGI

Misteri Gas Beracun yang Dihirup Adesagi

Desainer muda Indonesia itu ditemukan tewas. Ia diduga keracunan gas pemanas air.

ddd
Senin, 2 Januari 2012, 11:20
Desainer Adesagi Kierana
Desainer Adesagi Kierana (Feminagroup/Jennifer Antoinette)

VIVAnews – Tahun 2012 dibuka dengan kabar duka cita dari dunia fashion Indonesia. Desainer muda Indonesia yang sedang naik daun, Adesagi Kierana, ditemukan tewas di Bandung bersama rekannya, Randy Yan. Mereka ditemukan sudah tak bernyawa di kamar mandi.

Hasil otopsi menyebutkan, keduanya diduga tewas karena keracunan gas pemanas air yang mengandung karbonmonoksida (CO). Apakah karbonmonoksida bisa menjadi pembunuh? Peneliti Pusat Penelitian Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ardeniswan, menjelaskan bahwa karbonmonoksida merupakan gas yang dihasilkan oleh proses pembakaran tidak sempurna dari bahan organik seperti gas LPG.

Menurutnya, gas LPG dibutuhkan dalam pembakaran untuk memanaskan air. Saat proses pembakaran, gas LPG akan menghasilkan gas karbondioksida (CO2) dan air (H2O). Pembakaran tersebut, ujar Arde, juga  membutuhkan oksigen.

Arde melanjutkan, jika proses pembakaran LPG tidak sempurna, maka akan menghasilkan gas karbonmonoksida (CO), karbondioksida (CO2), dan air (H2O). Masalahnya, kata dia, jika gas karbonmonoksida bocor, maka ruangan yang paling rawan terkena bocoran itu adalah kamar mandi, karena biasanya sirkulasi di kamar mandi kurang bagus.

 “Karbonmonoksida ini jika tersebar di udara, akan mengusir oksigen. Jadi orang yang menghirup udara di sekitarnya bisa lemas, pingsan, bahkan berujung pada kematian, terlebih pada ruangan kamar mandi yang biasanya sirkulasi udaranya kurang bagus,” ujar Arde kepada VIVAnews, Senin, 2 Januari 2012.

Arde mengingatkan, manusia mutlak membutuhkan oksigen untuk bernafas dan mendistribusikan aliran darah. Oleh karena itu, lanjutnya, jika seseorang menghirup gas karbonmonoksida yang bocor, maka dia harus segera dipindahkan  ke ruang terbuka sehingga yang bersangkutan dapat menghirup udara segar.

Arde menegaskan, langkah ini harus ditempuh agar seseorang yang telah keracunan gas karbonmonoksida itu segera mendapat oksigen. “Dalam kondisi ini, cepat cari udara segar atau beri oksigen,” kata dia.

Menurutnya, gas karbonmonoksida tidak hanya dihasilkan dari pembakaran gas LPG yang tidak sempurna. Ia menyebutkan, benda-benda dalam rumah yang berasal dari bahan anorganik yang dibakar, juga bisa menghasilkan gas Karbonmonoksida.

“Seperti obat nyamuk, itu juga mengandung karbonmonokisda saat pembakaran tidak sempurna,” ujarnya. Secara teoritis, kata Arde, kondisi aman gas karbonmonoksida ada pada kisaran 50 ppm. “Namun jika seseorang tidak segera mendapatkan pertolongan, maka dalam waktu beberapa menit, dia bisa mengalami kematian,” ujarnya. (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
rakyat_kecil
04/01/2012
Kemaren di Bandung sepasang remaja meninggal di kamar mandi, yg ini jg terjadi di Bandung dua mahluk mati bersama di kamar mandi. Kamar mandi itu buat mandi satu orang jangan dipake rame2 apalagi utk maksud lain selain mandi. Kualat
Balas   • Laporkan
bitchanatomy
03/01/2012
water heater juga ada yang pake listrik??? baru denger ada kejadian, mati di kamar mandi keracunan gas CO... bahaya juga yg pake gas...
Balas   • Laporkan
lukman.jkt
02/01/2012
wah dari kejadian ini kita kudu hati-hati memakai alat-alat elektronik di rumah. seharusnya pemerintah memberikan tindakan tegas dari produsen water heater itu, apalagi buatan /rakitan lokal/cina, tidak ada standar layak ujinya..
Balas   • Laporkan
rakyat_kecil | 04/01/2012 | Laporkan
Kalo yg pake listrik bahayanya bisa kesetrum, pake kompor kata dewirinjani bisa jadi mie rebus , serba salah. Jemur ember di matahari aja kale ya
dewirinjani
02/01/2012
yang jelas jangan pake kompor lah buat pemanas air .. bisa jadi mie rebus ntar ...
Balas   • Laporkan
tomzj2
02/01/2012
tanya kenapa?????!!!!
Balas   • Laporkan
batubata
02/01/2012
Kasian gan, tapi koq bisa ditemukan tewas berdua dalam keadaan bugil dengan rekan pria ? Maho ya ?
Balas   • Laporkan
dalbong | 02/01/2012 | Laporkan
iya gan maho,,asli sumpah deh. pa lg ada 2 kondom bis d pake,,wah wahhh habis gntian mreka gan...


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id