TEKNOLOGI

Cari Rumah, Pengguna Indonesia Pilih Internet

Menurut data BPS, masyarakat Indonesia masih butuh tambahan 13 juta unit rumah.

ddd
Senin, 12 Desember 2011, 15:25
Menurut data terakhir Badan Pusat Statistik, masyarakat Indonesia masih butuh tambahan 13 juta unit rumah untuk memenuhi kebutuhan 61 juta rumah tangga.
Menurut data terakhir Badan Pusat Statistik, masyarakat Indonesia masih butuh tambahan 13 juta unit rumah untuk memenuhi kebutuhan 61 juta rumah tangga. (online.wsj.com)

VIVAnews - Masyarakat Indonesia yang menggunakan Internet untuk mencari tempat tinggal terus meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan semakin meningkatnya kunjungan ke situs-situs properti online. Salah satunya adalah Rumah.com.

Jumlah kebutuhan perumahan dan pertumbuhan Internet juga menjadi alasan banyaknya kunjungan ke situs online pencarian properti.

Menurut data terakhir Badan Pusat Statistik, masyarakat Indonesia masih butuh tambahan 13 juta unit rumah untuk memenuhi kebutuhan 61 juta rumah tangga. Sementara itu, menurut studi yang dilakukan MarkPlus Insight, pengguna Internet di Indonesia tahun 2011 ini telah mencapai 55 juta orang, meningkat dari 42 juta orang pada 2010.

"Jadi, saya tidak kaget dengan meningkatnya kunjungan ke situs properti seperti situs kami. Malah saya yakin angka itu akan meningkat tiga kali lipat dalam 12 bulan mendatang," kata Harlow Russell, President Director Rumah.com, di Jakarta, 12 Desember 2011.

Pada bulan lalu saja, lanjut Russell, kunjungan ke situs yang dikelolanya telah mencapai satu juta kunjungan. Hal itu mengindikasikan bahwa Internet, menjadi pilihan masyarakat Indonesia untuk mencari properti.

Rumah.com sendiri sebelumnya telah diakuisisi oleh PropertyGuru Group, grup portal properti di Asia yang berpusat di Singapura dan memiliki cabang di delapan negara. Situs ini menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Yahoo! Indonesia serta menerapkan pemasaran Internet yang baik dan berkesinambungan.

"Kami mulai gencar mencari partner di Internet, menggunakan situs web media sosial, seperti pembuatan fan page di Facebook serta akun Twitter dan Linkedin," jelas Rikasari Marianti, Head of Marketing Rumah.com.

Russell sendiri mengakui bahwa tantangan yang ada di Indonesia saat ini adalah penetrasi Internet yang masih rendah sehingga perlu edukasi. Namun demikian, ia tetap berupaya untuk dapat menjadi sumber informasi properti terlengkap.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
aminarifin
02/01/2012
BPS slh tuh...blm tentu yg searching beli rmh, lht2 saja kan blh. Mngunjungi blm tntu mmbeli, tapi yg jls dan psti selruh wrg ind mnghndaki mmliki prmhn yg layak huni?....apkh pemrintah mmikirkan mereka yg mnmpati rmh yg tak lyk huni?....GUSUR.COM???????
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com