TEKNOLOGI

AS Uji Coba Senjata Rahasia Hipersonik

AS bisa menyerang target atau musuh, di manapun berada, di seluruh permukaan bumi.

ddd
Jum'at, 18 November 2011, 09:54
The DARPA Falcon Hypersonic Technology Vehicle (HTV)-2
The DARPA Falcon Hypersonic Technology Vehicle (HTV)-2 (foxnews.com)

VIVAnews - Militer Amerika Serikat berhasil melakukan uji coba prototipe senjata rahasia hipersonik. Prototipe senjata hipersonik itu sukses mengudara di atas Samudera Pasifik, Kamis 17 November 2011.

Sukses ini semakin meningkatkan kemampuan militer Amerika. Mereka akan mampu menyerang target atau musuh, di manapun berada. Di seluruh permukaan bumi. Kecepatan hipersonik sendiri didefinisikan setara dengan lima kali kecepatan suara atau 3.805 mil per jam atau setara 6.124 kilometer per jam.

Seperti konsep senjata hipersonik lainnya, senjata rahasia Amerika ini terbang di atmosfer secara mendatar. Berbeda dengan senjata rudal balistik yang membumbung ke atas dan akhirnya meluncur ke bawah. Keberhasilan ini merupakan hasil pelajaran dari dua uji penerbangan hipersonik yang dilakukan para peneliti Pentagon, atau yang disebut dengan DARPA, pada April 2010 dan Agustus 2011 yang lalu.

Senjata hipersonik yang dikembangkan ini diluncurkan dari kapal dengan tiga tahap sistem booster dari fasilitas rudal pasifik di Kepulauan Kauai di Hawaii pada pukul 06.30 pagi waktu setempat. Prototipe itu akhirnya jatuh di kawasan latihan Reagan yang letaknya di kawasan Atol Kwajalein.

Selama uji coba, pejabat Pentagon terus memantau senjata rahasia ini. Baik melalui udara, laut, hingga darat. Mereka ingin mengumpulkan data lengkap soal aerodinamis, navigasi, pemandu, kontrol, serta teknologi termal yang digunakan untuk menghindarkan intensitas panas selama penerbangan hipersonik.

Keberhasilan ini memberikan kegembiraan tersendiri pada DARPA. Pasalnya, saat menguji coba Falcon Hypersonic Technology Vehicle 2 (HTV-2) sebelumnya, mereka mengalami kegagalan sebanyak dua kali. Saat uji coba pada Agustus yang lalu, HTV-2 mencapai kecepatan 20 Mach atau 295,069 meter per detik.

Angkatan Udara Amerika juga telah melakukan uji coba sendiri dengan alat X-51A Waverider pada 13 Juni 2011. Uji coba ini merupakan program percobaan mesin scramjet. Selama percobaan itu, X-51A Waverider mencapai kecepatan hingga 5 Mach atau setara 320,543 meter per detik sebelum akhirnya gagal berganti ke sumber bahan bakar utama. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
cukat
22/11/2011
dengan kecepatan seperti ini, gak perlu lagi pake detonator ledakan, cukup jatuh di gedung aja rasanya pasti dah kayak kejatuhan meteor... waw, dahsyat. menyisakan lubang kawah yang lebar dan dalam. cukup 10 kg aja dah bisa meratakan gedung.
Balas   • Laporkan
vheissa
19/11/2011
ini senjata apa angkutan yah.?,
Balas   • Laporkan
idarahis
19/11/2011
klo di Indonesia, korutor lah yg kecepatannya hypersonic hehe...
Balas   • Laporkan
chandrapratama
19/11/2011
Kalo benar2 rahasia, ga mungkin di publish ke media, pasti dirahasiain sampe nyerang negara laen. There must be something wrong, mempublish berita ini mungkin karena US ingin menakuti negara2 musuh yg menggunakan senjata nuklir.
Balas   • Laporkan
hexapro | 19/11/2011 | Laporkan
Masudnya rahasia itu bukan tidak dipublish, tapi pada saat masih riset yg tidak dipublish, klo dah berhasil baru dipublish. Pinter amat sih gitu aja ngerti.
cing_ala2
18/11/2011
SOMBONG...siapa yg bisa jawab: Amerika tdk sadar bahwa mereka tdk mampu mengalahkan kekuatan Tuhan, mereka hancur luluh lantak hanya dengan kekuatan angin dan badai, apa mereka menyadarinya??? Hancurlah kau wahai orang2 yg menyombongkan dirinya
Balas   • Laporkan
stefanus1989 | 19/11/2011 | Laporkan
apa hubungannya Tuhan sama kekuatan militer??
batitong | 19/11/2011 | Laporkan
emang sich...pikiran orang yang tidak mau maju taunya kritik...akui saja kalau amerika memang no 1 ingat...urusan duniawi jangan dihubungkan dengan Tuhan
hexapro | 19/11/2011 | Laporkan
Orang error nih, komen ga nyambung sama topik.
bj satit
18/11/2011
Kalo berhasil pun: itu hanya prototipe, jarak pendek, kondisi lingkungan terbatas. Di alam nyata, saya TIDAK yakin, masih jauh. Dikira negara lain ngak uji coba apa. Berita ini hanya pameran semu aja. Jauh lbh penting jaga ekonomi rakyat, biar gak beronta
Balas   • Laporkan
cukat | 22/11/2011 | Laporkan
paling2 besok Iran yang mau dijadikan lahan ujicoba.. momentnya pas banget dengan keinginan Israel untuk nyerbu Iran.
chandrapratama | 19/11/2011 | Laporkan
Setuju, prototype ga sesempurna yang diberitakan, pasti ad kekurangan. Ini pasti strategi psy-war, utk menakuti musuh2 mereka.
yedi.click
18/11/2011
klu rahasia ko publik pada tau???
Balas   • Laporkan
byu27 | 18/11/2011 | Laporkan
Ini namanya pamer.


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id