TUTUP
TUTUP
TEKNOLOGI

Tarif Internet 14,7Mbps Rp275.000 per Bulan

Di Jabodetabek, Smartfren sudah menggelar lebih dari 1.000 BTS EV-DO Rev. B fase kedua.
Tarif Internet 14,7Mbps Rp275.000 per Bulan
Dari sisi cakupan layanan, jaringan Smartfren yang mendukung EV-DO Rev. B fase kedua tersebut sudah meliputi kawasan Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Denpasar. (speedtest.net)

VIVAnews - Melanjutkan kampanye I hate Slow, Smartfren meluncurkan teknologi terbaru di telekomunikasi CDMA yakni EV-DO Rev. B fase 2 yang mampu menghantarkan data hingga 14,7Mbps untuk download dan 5,4Mbps untuk upload.

Teknologi ini melanjutkan tipe sebelumnya, EV-DO Rev. B fase pertama yang kecepatan download maksimalnya 9,3Mbps dan upload hingga 5,4Mbps.

Dengan kecepatan 14.7Mbps, teknologi EV-DO Rev. B fase 2 setara dengan teknologi GSM 3.5G. Namun teknologi di CDMA ini memiliki koneksi khusus untuk komunikasi data, yang terpisah dari koneksi untuk komunikasi suara sehingga jika terjadi peningkatan traffic di salah satu layanan tidak akan mengangggu dari layanan komunikasi lainnya.

“Kami hadir untuk memenuhi ekspektasi masyarakat Indonesia terhadap kecepatan komunikasi data yang tinggi, untuk itu Smartfren menghadirkan layanan ini,” kata Rodolfo Pantoja di Jakarta, 20 Oktober 2011.

Dengan dukungan data kecepatan tinggi, Rodolfo menyebutkan, pengguna akan semakin mudah dalam mengunduh berbagai aplikasi ataupun bermain game misalnya On Live. “Data latensi yang singkat, teknologi ini juga menjadi jawaban jika pengguna ingin bermain online game,” kata Merza Fachys, Chief Technology Officer Smartfren, pada kesempatan yang sama.

Selain untuk gaming, Merza menyebutkan, teknologi EV-DO Rev. B ini juga sangat bermanfaat untuk produktivitas di sektor publik, bisnis, maupun edukasi.

Untuk menggunakan jaringan data berkecepatan tinggi itu, Smartfren juga menyediakan modem yang mendukung Rev. B fase kedua. Modem USB seharga Rp699 ribu dari Huawei dan ZTE yang mendukung download/upload 14,7/5,4Mbps itu menyediakan slot RUIM dan mendukung frekuensi 800/1900MHz.

Pembeli modem ini juga mendapatkan gratis akses 14,7Mbps selama 30 hari dan dapat menggunakannya di komputer berbasis Windows ataupun Mac OS. Untuk layanan, pengguna juga disediakan paket pascabayar dan prabayar serta premium booster untuk kebutuhan harian.

Untuk pascabayar, pengguna cukup membayar Rp275 ribu per bulan. Mereka akan mendapatkan kecepatan up to 14,7Mbps hingga kuota 60GB. Pengguna prabayar bisa mendapatkan layanan serupa dengan tarif Rp150 ribu untuk 30 hari dengan kuota 12GB. Adapun paket premium booster untuk 14,7Mbps dipatok di harga Rp12 ribu per hari.

Dari sisi cakupan layanan, jaringan yang mendukung EV-DO Rev. B fase kedua tersebut sudah meliputi kawasan Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Denpasar. “Di Jabodetabek, kita sudah menggelar lebih dari 1.000 BTS yang mendukung itu,” kata Merza. “Tentunya jumlah BTS akan terus kita tambah seiring dengan pertumbuhan pengguna,” ucapnya.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP