TEKNOLOGI

Brazil Temukan Suku Amazon Terasing

Eksistensi mereka tak cuma terancam aktivitas perburuan, penebangan, dan pertambangan saja

ddd
Senin, 27 Juni 2011, 13:57
Suku Indian Amazon terasing
Suku Indian Amazon terasing (uncontactedtribes.org)

VIVAnews - Pemerintah Brazil telah mengkonfirmasi keberadaan sebuah suku yang tak pernah terjamah kehidupan modern, yang selama ini mendiami wilayah barat daya hutan Amazon.

Seperti dikutip dari kantor berita AP, tempat hunian mereka telah berhasil diidentifikasi oleh satelit, namun populasi suku tersebut hanya bisa diverifikasi lewat sebuah ekspedisi menggunakan pesawat terbang yang dilakukan pada bulan April lalu. 

Yayasan yang mengurusi suku-suku asli Brazil, Funai, sengaja melakukan ekspedisi menggunakan pesawat terbang agar tidak mengganggu kelompok suku terisolasi ini. Brazil memang memiliki kebijakan untuk tidak mengadakan kontak langsung dengan suku-suku semacam ini, untuk melestarikan otonomi mereka di daerahnya.

Suku yang baru ditemukan ini, diperkirakan memiliki sekitar 200 anggota suku. Mereka tinggal di lima rumah jerami besar, di Hutan Reservasi Vale do Javari, hutan Amazon, dekat daerah perbatasan dengan Peru. Mereka diperkirakan berasal dari kelompok berbahasa pano, yang menyebar dari hutan Amazon ke pedalaman hutan Peru dan Bolivia.

"Tugas mengidentifikasi dan memproteksi kelompok suku terisolasi ini adalah bagian dari kebijakan pemerintah Brazil," kata Fabricio Amorim, koordinator Funai untuk Hutan Reservasi Vale do Javari, dalam pernyataan tertulisnya.

House

Wilayah Vale do Javari, kata Amorim, merupakan wilayah yangmemiliki konstelasi suku-suku terasing terbesar didunia. Di daerah itu, diperkirakan didiami oleh sekitar 14 suku terasing. Selain itu, mereka juga telah mengidentifikasi delapan atau lebih suku terasing lainnya melalui satelit atau melalui survei darat.

Dengan demikian, diperkirakan ada sekitar 2.000 orang anggota suku yang mendiami Vale do Javari. Sementara itu, diperkirakan ada 68 suku terasing yang hidup di Amazon. Untuk melakukan konfirmasi yang terang mengenai kehidupan mereka, kata Amorim, butuh waktu tahunan menggunakan metode khusus.

Suku Indian Amazon terasing

Budaya dan adat istiadat mereka selama ini, Amorim menambahkan, tak hanya terancam oleh aktivitas penangkapan ikan ilegal, perburuan, penebangan, dan pertambangan saja. Melainkan juga oleh pembukaan lahan oleh para petani, kegiatan misionaris, serta penyelundupan narkoba yang marak di daerah perbatasan.

Suku Indian Amazon terasing

Banyak kelompok indian Brazil yang masih mempertahankan bahasa dan tradisi mereka. Mereka berjuang untuk menguasai tanah yang mereka diami secara turun-temurun, dan mereka memenangkan hak itu, di bawah konstitusi Brazil. 

Konstitusi yang dibuat tahun 1988 itu memang mengharuskan semua tanah adat untuk dikembalikan kepada kelompok Indian asli. Selama ini baru 11 persen wilayah Brazil dan 22 persen wilayah Amazon yang dikembalikan kepada suku-suku semacam ini.  (eh)

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
shandy pratama
30/08/2011
WADUH TU ORANG TERKENAL
Balas   • Laporkan
manik
22/08/2011
10 th mendatang seperti apa ea?
Balas   • Laporkan
ywy
22/08/2011
Orang sprt ini harus kita pertahankan kehidupannya,, yang semuanya serba alami,, seharusnya kita bisa meniru mereka yang hidup serba alami.
Balas   • Laporkan
Yudi
22/08/2011
jangan biarkan mereka menjadi kaum yang terbelakang,.... jangan sampai seperti kawan2 di papua
Balas   • Laporkan
john paul rian
22/08/2011
pemerintah brazil. harus mampu mempertahankan suku tersebut... karena di jaman moderenisasi ini.. ternyata sudah banyak manusia yang lupa akan suku dan tradisi nenekmoyangnya.... jadi saran saya.. tetap melesterikan saja.
Balas   • Laporkan
sri
22/08/2011
wah asli lho...
Balas   • Laporkan
bank blend
22/08/2011
beain aja mreka bebas .. jgn pnahh menggaggu .
Balas   • Laporkan
Jangankan di Brazil, di Indonesia aja masih banyak suku yang terisolir seperti di hutan kalimantan......
Balas   • Laporkan
aulia
02/07/2011
trnyata,,msh ad orx2 yx natural......
Balas   • Laporkan
angga
02/07/2011
kasian,,orang - orang itu harus nya negara berazail jangn di diemin aja ,,gara2 kebijakan itu ,,buktinya ada penyelundupan narkoba dissana,,dan juga supaya2 orang disana bisa kenal dunia modern tanpa harus meninggal kan budaya mereka
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com