TEKNOLOGI

Telkom Genjot Kecepatan Speedy

Untuk paket Load, perusahaan menggandakan kecepatan dari 512 Kbps menjadi 1 Mbps.
Kamis, 12 Agustus 2010
Oleh : Muhammad Chandrataruna

VIVAnews - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) berencana meningkatkan kecepatan akses layanan Internet Speedy di sembilan kota sepanjang September hingga Oktober 2010.

Menurut Direktur Konsumer Telkom, I Nyoman G Wiryanata, saat ini Speedy tengah melakukan uji coba peningkatan kecepatan di dua kota, yakni Jakarta Selatan dan Surabaya Selatan.

"Kecepatan untuk paket berlangganan Socialia akan ditingkatkan dari 384 Kbps menjadi 512 Kbps. Sementara itu untuk paket Load dari 512 Kbps menjadi 1 Mbps," kata dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 12 Agustus 2010. "Area Jabodetabek menjadi prioritas kami."

Paket Socialia dan Paket Load merupakan dua paket Semi Unlimited. Paket Load dipatok dengan harga Rp295 ribu per bulan dengan batas kuota 3GB tiap bulannya. Ketika kuota tercapai, kecepatan diturunkan menjadi 128 kbps hingga akhir bulan.

Sementara itu, Paket Socialia ditawarkan Telkom dengan harga Rp195 ribu per bulan dengan batas kuota 3 GB per bulan. Ketika kuota usage tercapai, kecepatan akan diturunkan menjadi 128 kbps hingga akhir bulan.

Dalam upayanya untuk meningkatkan kecepatan, Nyoman menambahkan, perusahaan perlu memperbarui kabel tembaga dan meningkatkan perangkat multi speed access network (MSAN). Sayangnya, dia tak bersedia menyebutkan kocek investasi yang akan dialokasikan untuk merealisasikan rencana tersebut.

Terkait pengembangan layanan Speedy, pada akhir 2010, layanan IPTV milik Telkom akan segera digelar. IPTV merupakan layanan televisi layaknya penyiaran biasa, namun jaringannya berbasis kepada internet protocol (IP). Kota Jakarta lagi-lagi menjadi area yang diprioritaskan perseroan untuk layanan berkecepatan 4-5 Mbps ini.

Sekadar diketahui, pelanggan Speedy di seluruh Indonesia telah mencapai 1,4 juta pelanggan dan menjangkau sekitar 378 kota di Indonesia. Akhir tahun ini, Nyoman mengatakan, perusahaan menargetkan peningkatan pelanggan menjadi 2,2 juta. (art)

TERKAIT
TERPOPULER